馃椇锔廟egulasi merubah Peta Permainan
Tulisan ini berawal dari obrolan sederhana. Saya bertemu seorang senior yang saya hormati. Dalam percakapan itu, beliau menyampaikan satu pandangan yang terdengar sederhana tapi cukup mengganggu logika saya saat itu. Menurut beliau, dalam banyak kasus, regulasi justru menjadi kunci utama pertumbuhan sebuah bisnis. Refleks saya waktu itu menolak. Saya bilang, BCA itu kelihatannya memang bagus dari dulu. Ganti rezim, ganti siklus ekonomi, tetap tumbuh. Rasanya terlalu mudah kalau semua dijelaskan oleh regulasi. Beliau tidak berdebat panjang. Beliau hanya menyarankan satu hal, coba cari cerita BLBI dan BCA, lalu lihat apa yang terjadi setelah krisis 98. Dari situ rasa penasaran saya mulai muncul.
Setelah krisis 1998, yang sebenarnya terjadi bukan sekadar ekonomi jatuh, tapi industri perbankan direset total. Regulasi diperketat secara ekstrem. Modal minimum dinaikkan, rasio kehati-hatian diperkeras, praktik pinjaman ke pihak terafiliasi dibatasi, dan pengawasan menjadi jauh lebih ketat. Dampaknya sangat teknis dan sangat nyata. Bank kecil yang tidak punya modal dan skala dipaksa merger atau tutup. Bank yang tidak sanggup memenuhi standar baru otomatis keluar dari industri. Jumlah pemain menyusut tajam dalam waktu relatif singkat.
Mekanismenya sebenarnya sederhana. Ketika regulasi mengetat, biaya kepatuhan naik. Bank kecil tidak punya ruang napas. Mereka sulit menghimpun dana murah, sulit investasi sistem, dan sulit memenuhi tuntutan modal. Pilihannya tinggal dua, membesar secara paksa atau hilang. Sebaliknya, bank besar justru relatif diuntungkan karena skala mereka membuat biaya kepatuhan lebih ringan dan posisi modal lebih kuat.
Di titik ini, Bank Central Asia berada di posisi yang menarik. Secara teknis, BCA sempat hampir jatuh. Ada rush, ada BLBI, dan akhirnya diambil alih negara. BLBI bukan alat ekspansi, tapi alat bertahan hidup. Namun setelah proses rekapitalisasi selesai, justru di situlah perbedaannya muncul. Kredit bermasalah lama dipisahkan, diganti obligasi pemerintah, dan struktur permodalannya diperkuat. Neraca BCA setelah krisis justru lebih bersih dibanding banyak bank lain yang masih membawa beban masa lalu.
Ketika jumlah pemain industri menyusut, efek lanjutannya terasa langsung ke bisnis inti bank. Dana masyarakat terkonsentrasi ke sedikit bank yang dianggap aman. Bank besar otomatis mendapatkan limpahan dana tanpa perlu bersaing agresif. Cost of fund turun, likuiditas longgar, dan ruang ekspansi terbuka lebar. Ini bukan soal BCA tiba-tiba menjadi lebih berani mengambil risiko, tapi karena struktur industrinya berubah. Kue yang sama dibagi oleh lebih sedikit pemain.
Dalam kondisi seperti ini, bank besar punya peluang menjadi semakin besar secara natural. Pertumbuhan bisa datang hanya dengan menjaga kualitas kredit, memperluas layanan, dan meningkatkan efisiensi. BCA memanfaatkan fase ini dengan fokus ke transaksi, dana murah, dan sistem, bukan mengejar kredit agresif yang berisiko.
Di saat yang sama, BCA juga aktif membangun ulang relasi dengan nasabah. Program seperti Gebyar BCA sering dianggap sekadar promosi, tapi secara teknis fungsinya jelas. Dana ditahan lebih lama, frekuensi transaksi meningkat, dan hubungan emosional nasabah dengan bank diperkuat kembali setelah trauma krisis. Ini memperdalam dana murah dan memperkuat posisi BCA di tengah industri yang pemainnya makin sedikit.
Kalau melihat data awal 2000-an, pertumbuhan dana pihak ketiga BCA cenderung konsisten dan stabil. Tidak ada lonjakan aneh. Itu menandakan pertumbuhan yang lahir dari perubahan struktur industri, bukan dari spekulasi atau pengambilan risiko berlebihan. Bank kecil menghilang atau melebur, bank besar tumbuh secara organik.
Dari situ, saya akhirnya paham maksud beliau. Regulasi bukan sekadar latar belakang. Dalam kondisi tertentu, regulasi justru mengubah peta permainan. Jadi, jika suatu hari kamu mendengar ada regulasi yang berubah dan berpotensi mengurangi jumlah pemain dalam satu industri, ada baiknya berhenti sejenak dan melihat lebih dalam. Bisa jadi itu bukan kabar buruk, tapi awal dari kesempatan untuk mempelajari siapa calon pemenang masa depan. Jika pilihanmu tepat, pertumbuhan bisa datang secara organik dari konsentrasi pasar, lalu berlanjut secara anorganik lewat ekspansi. Di situlah investor biasanya ikut menikmati hasilnya, bukan karena spekulasi, tapi karena struktur industri memang mengizinkan emiten tersebut menjadi semakin besar.
$BBCA $BMRI $BRIS