Agak Laen pendorong kinerja $CNMA ?
Kemarin harga saham CNMA ditutup naik +5% lebih, entah hanya momentum sesaat karena kenaikan IHSG atau akan menjadi awal dari perubahan tren pada saham CNMA. Pasca IPO pada tahun 2023, harga saham CNMA terus mengalami penurunan dan sudah turun lebih dari 50% dari harga IPO perusahaan.
Sementara harga saham CNMA terus turun, kinerja perusahaan justru berbalik dengan harga saham perusahaan. Kinerja keuangan CNMA sejak IPO terus mengalami kenaikan meskipun cukup siklikal dari kuartal ke kuartal dengan kenaikan revenue 9,2% dari FY 23 ke FY 24 dan net profit juga turut bertumbuh sebesar 6% dari FY 23 ke FY 24 dengan margin stabil di angka 13% (Gambar 1).
Pada tahun 2025 ini, industri perfilman Indonesia memecahkan rekor penonton sebanyak 2x dalam setahun menembus angka 10 juta, yaitu pada kuartal ke - 2 dari film Jumbo dan kuartal ke - 4 dari film Agak Laen. Pada kuartal ke - 2, CNMA mencatatkan jumlah penonton sebanyak 29 juta orang yang menghasilkan revenue tiket & F&B sebesar 1,87 Triliun. Dengan berasumsi kinerja CNMA pada Q4 akan terdorong oleh Agak Laen dan periode libur yang lebih banyak (harga tiket lebih mahal) maka bukan tidak mungkin kinerja CNMA pada Q4 akan lebih baik dibandingkan pada Q2 dan bisa mencetak laba bersih FY 25 menembus Rp 800 Bio.
Random Tag
$FILM
$MNCN
1/3


