Update Makroekonomi 5/1/2026
* Rilis data neraca perdagangan Indonesia November 2025 oleh BPS *
❌ Ekspor Nov = USD 22,52 miliar.
Turun -6,60% yoy.
Terkontraksi lebih dalam dari Okt -2,31% yoy, dan lebih buruk dari ekspektasi -0,5% yoy.
✅ Ekspor kumulatif Jan-Nov = USD 256,56 miliar
Tumbuh +5,61% ctc.
✅ Impor Nov = USD 19,86 miliar.
Tumbuh +0,46% yoy.
Lebih baik dari kontraksi -1,15% yoy pada Okt, namun lebih rendah dari ekspektasi +3,2% yoy.
✅ Impor kumulatif Jan-Nov = USD 218,02 miliar.
Tumbuh +2,03% ctc.
Didorong oleh peningkatan signifikan pada impor barang modal +18,54% ctc.
Sementara impor barang konsumsi terkontraksi -2,02% ctc, dan impor barang penolong / bahan baku terkontraksi -1,46% ctc.
➖ Neraca Perdagangan Nov surplus USD 2,66 miliar.
Lebih tinggi dari surplus Okt USD 2,4 miliar, namun lebih rendah dari ekspektasi surplus USD 3,1 miliar.
Neraca perdagangan sudah mencatat surplus selama 67 bulan berturut-turut.
✅ Neraca Perdagangan kumulatif Jan-Nov surplus USD 38,54 miliar.
Naik USD +9,3 miliar ctc.
https://cutt.ly/AthqJdU2
Walaupun ekspor Indonesia terkontraksi makin dalam, utamanya akibat penurunan signifikan ekspor batu bara dan CPO ke India.
Namun neraca perdagangan masih mampu bertahan mencatatkan surplus.
Impor tetap tumbuh tipis, didorong peningkatan impor barang modal, menandakan aktivitas produksi Indonesia masih terus tumbuh.
$IHSG $ADRO $BUMI
1/6





