Pembahasan untuk Newbie
Terutama buat trader dan investor dadakan 2025 di musim bullish.

Berbagai komentar dan pertanyaan yang kami terima terkait postingan update indeks harian yang rutin kami bagikan, sering kali mengarah ke satu hal: “Sebenarnya ini fungsinya untuk apa?”
Maka dari itu, kita bahas pelan-pelan. PART I.

IHSG mencerminkan naik-turunnya harga rata-rata saham di BEI berdasarkan nilai pasar. Indeks ini dihitung dengan rumus:

(Nilai Pasar / Nilai Dasar) × 100

dan telah diperkenalkan sejak tahun 1983.
IHSG berfungsi sebagai termometer pasar saham Indonesia. Ketika indeks naik (hijau/bullish), itu menandakan sentimen pasar yang positif. Sebaliknya, ketika turun (merah/bearish), itu menjadi sinyal kehati-hatian.

Fungsinya untuk newbie apa?

Bagi newbie trader, update harian IHSG membantu membaca momentum pasar. Di kondisi bullish seperti 2025, indeks bisa digunakan sebagai panduan timing entry pada saham-saham unggulan tanpa perlu analisis yang terlalu rumit.

Untuk investor dadakan, IHSG bisa dijadikan barometer kesehatan ekonomi secara umum. Dengan melihat indeks, investor bisa menghindari panic selling saat volatilitas, serta membandingkan pergerakan pasar dengan indeks lain seperti LQ45.

Selama indeks masih uptrend, meskipun sedang terjadi koreksi, itu tetap menandakan bahwa barometer ekonomi berada dalam kondisi sehat. Koreksi di sini lebih sering berarti fase pengujian dan wait and see sebelum dana segar kembali masuk ke pasar.

Evaluasi portofolio

Melihat pergerakan indeks sebelum melakukan evaluasi ulang portofolio, terutama bagi swing trader dan investor, adalah hal yang sangat penting.

Ketika kamu yakin dengan fundamental perusahaan yang kokoh, tetapi barometer indeks mulai menunjukkan sinyal bearish, maka perlu disadari bahwa:
bahkan saham fundamental kuat, termasuk yang memiliki aksi korporasi besar atau ekspansi agresif, tetap bisa turun lebih dalam dari harga awalnya. Tidak jarang koreksi bisa mencapai -30% hingga -40% sebelum akhirnya mencetak ATH baru.

Di sinilah fungsi indeks sebagai tolak ukur pengambilan keputusan lanjutan terhadap portofolio:
apakah akan average up, average down, atau cut loss.

Banyak investor dan swing trader melewatkan satu hal penting ini: mereka tidak melihat kondisi indeks sebelum mengambil keputusan. Akibatnya, saat harga turun jauh lebih dalam dari perkiraan, kepanikan muncul, dan keputusan yang diambil justru semakin keliru.

Target IHSG 2026 sebenarnya sudah kami tulis dari lama yang baca duluan pasti senyum sekarang 😄
https://stockbit.com/post/22867304 *8900 sebagai target jangka pendeknya*

(lanjut PART II di postingan berikutnya)

Saham terkait
$BUMI $CDIA $RAJA

Oh ya jangan lupa buka topik di bawah dan like / repost .
https://stockbit.com/post/25651824
Ini cara paling sederhana untuk newbie agar mudah dalam memilah saham potensi

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy