π Narasi Investasi #23 (3 Januari 2026)
π‘ Analisis Strategis: $BTC Menuju Dead Cat Bounce
1. Fenomena Sideways dan Potensi "Pump" yang Terakumulasi π
Stagnasi Harga: Bitcoin saat ini tertahan di kisaran $89.000. Stagnasi ini sebenarnya merupakan tanda kekuatan karena harga terus tertahan di level support kunci ($86k - $89k). Semakin lama harga bergerak menyamping (sideways), semakin besar energi yang terkumpul untuk ledakan harga ke atas.
Karakteristik Siklus: Secara historis, karakteristik Bitcoin dalam siklus ini adalah melakukan konsolidasi yang cukup lama setelah berhasil keluar dari garis downtrend. Fase membosankan ini biasanya berakhir dengan breakout tiba-tiba yang meninggalkan banyak investor retail yang tidak siap.
Narasi Dead Cat Bounce (DCB): Penurunan harga sebelumnya telah memicu apa yang disebut sebagai Weekly Cycle Low. Target utama dalam jangka pendek adalah sebuah relief rally (kenaikan sementara) menuju area Dead Cat Bounce di kisaran $103.000.
2. Bukti On-Chain & Sentimen Pasar: "Smart Money" vs "Retail" π³
Akumulasi Tercepat Sejak 2012: Data on-chain menunjukkan indikasi yang sangat bullish. Para Whales (dompet pemegang 100 - 1.000 BTC) baru saja menambah kepemilikan sebesar $4,6 miliar dalam waktu singkat. Ini menandakan tingkat akumulasi tercepat yang pernah terlihat sejak tahun 2012.
Extreme Fear & Depresi Retail: Saat ini, indeks ketakutan pasar berada di zona Extreme Fear dalam waktu yang cukup lama. Partisipasi publik atau retail hampir menyentuh titik nolβartinya sudah sangat sedikit orang awam yang berani masuk ke crypto. Secara psikologi market, ini sering kali merupakan tanda bahwa dasar harga (bottom) sudah dekat.
MVRV Score All-Time Low: Indikator MVRV yang mengukur nilai realisasi harga menunjukkan posisi terendah sepanjang sejarah, bahkan lebih rendah daripada titik paling bearish pada siklus-siklus sebelumnya.
3. Indikator Teknikal Utama π
DSS Bressert (Weekly): Indikator momentum ini sudah berada di level bawah dan bersiap untuk berpotongan (cross) ke arah atas. Biasanya, setelah cross terjadi di timeframe mingguan, tren kenaikan yang kuat akan segera mengikuti.
RSI Weekly: RSI pada kerangka waktu mingguan menunjukkan kondisi yang sangat tertekan. Meskipun harga Bitcoin saat ini jauh lebih mahal dibandingkan beberapa tahun lalu, kekuatan relatifnya (RSI) menyerupai kondisi saat Bitcoin berada di harga $16.000.
CME Gap: Terdapat celah harga di level $88.200. Karena sebagian besar celah harga di CME akhirnya tertutup, investor disarankan tidak panik jika terjadi koreksi kecil ke area tersebut sebelum harga akhirnya melanjutkan reli ke atas.
4. Ancaman Makro: Resesi yang Mendekat β οΈ
Yield Curve Amerika: Pergerakan pasar obligasi Amerika menunjukkan tanda-tanda resesi yang semakin jelas. Ketika grafik ini naik dengan tajam, sejarah membuktikan bahwa krisis ekonomi biasanya menyusul (seperti pada tahun 2000, 2008, dan periode COVID).
Ilusi Suku Bunga: Pemotongan suku bunga (rate cuts) oleh The Fed sering dianggap sebagai berita bagus. Namun, secara historis, resesi justru sering menghantam saat proses pemotongan bunga dimulai karena hal itu menandakan ekonomi sedang tidak sehat.
Dampak Likuiditas: Jika resesi benar-benar terjadi, semua kelas aset termasuk emas dan crypto bisa mengalami penurunan drastis sesaat karena investor akan berebut menarik modal mereka menjadi uang tunai demi memenuhi kebutuhan hidup.
5. Masa Depan Altcoins & Dominasi Institusi ποΈ
Alt-Season yang Terfragmentasi: Jangan berharap semua koin akan naik gila-gilaan secara bersamaan. Alt-season saat ini lebih bersifat rotasi modal saja. Uang akan berpindah dari satu koin ke koin lainnya secara bergantian karena likuiditas di pasar retail sedang menipis.
New Coin Syndrome (NCS): Waspadai koin-koin baru yang diluncurkan dengan hype berlebihan namun memiliki tekanan jual besar dari airdrop dan investor awal. Koin-koin seperti ini sering kali hanya memiliki satu arah tujuan, yaitu terus menurun hingga nilainya habis.
Visi yang Berubah: Dengan masuknya institusi besar seperti BlackRock, jati diri Bitcoin telah berubah dari aset yang liar menjadi alat investasi Wall Street. Ini berarti kenaikan Bitcoin ke depannya mungkin lebih stabil namun tidak akan sedahsyat atau se-parabolik masa lalu.
***
π‘ Disclaimer: Bukan ajakan beli/jual, lakukan riset sendiri.
π Follow dan Like, biar gak ketinggalan insight terbaru!
π¬ Investasi bukan cuma soal uang, tapi juga soal ilmu!
Random tag
$BBCA $BMRI
