imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$INCO $AMMN $SINI


*Daily News 2/1/2026*

*Rangkuman berita hari ini:*
* INCO hentikan sementara operasi tambang, RKAB 2026 belum terbit
* Komisaris jual AMMN Rp419 M
* CUAN akuisisi 20% saham SINI dari publik, bukan pengendali
* CDIA dividend interim yield 0,1%
* CDIA tandatangani fasilitas pinjaman berjangka USD200 juta
* TPIA resmi telah akuisisi jaringan SPBU Esso Singapura
* SOFA bentuk konsorium ikuti tender WtE Danantara
* Pengendali tambah PANI Rp126 M
* Pemegang saham tambah 1,08% STTP Rp43 M
* Pengendali jual 1,12% COAL Rp6 M
* Pemegang saham tambah 1% HILL Rp35 M
* PMI Manufaktur Indonesia Desember ekspansi
* PMI Manufaktur China Desember ekspansi
* Pemerintah Tarik Rp75 T dana SAL untuk belanja negara
* Lifting minyak 2025 capai target
* Pemprov Sumsel larang angkutan batu bara di jalan umum
* India terapkan bea anti-dumping batu bara kokas

===

* *INCO* : *PT Vale Indonesia (INCO)* menghentikan sementara seluruh operasi tambang di IUPK perseroan karena persetujuan RKAB 2026 belum diterbitkan. Penundaan ini bersifat sementara dan disebut tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan, dengan ekspektasi RKAB segera terbit. (Publikasi emiten)

* *AMMN* : Komisaris *PT Amman Mineral International (AMMN)* , Alexander Ramlie, menjual ~68 juta (0,1%) saham AMMN dengan harga Rp6.200/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp419 miliar. Transaksi dilakukan sejak 29 Desember 2025, bertujuan untuk restrukturisasi kepemilikan saham terkait rencana penetapan waris (estate planning). Setelah transaksi ini, kepemilikannya di AMMN menjadi 0,256%. (Publikasi emiten)

* *SINI – CUAN:* *PT Singaraja Putra (SINI)* memberikan klarifikasi bahwa pembelian 19,74% saham SINI pada 24 Desember 2025 oleh anak usaha *PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN)* , PT Kreasi Jasa Persada, merupakan saham yang dibeli dari pemegang saham publik, dan bukan berasal dari divestasi pengendali SINI. (Publikasi emiten)

* *CDIA* : *PT Chandra Daya Investasi (CDIA)* akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp1,34/saham, setara dividend yield 0,1% berdasarkan penutupan CDIA pada Selasa (30/12) di Rp1.670/saham. Cum date pada 8 Januari 2026, dengan pembayaran pada 29 Januari 2026. (Publikasi emiten)

* *CDIA* : *PT Chandra Daya Investasi (CDIA)* menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman berjangka dengan Bangkok Bank Public Company Limited senilai USD200 juta (~Rp3,3 triliun). Fasilitas ini bertujuan mendukung kebutuhan korporasi dan pengembangan usaha, dengan nilai melebihi 20% dari ekuitas CDIA per 6M25, yaitu USD996 juta. (Publikasi emiten)

* *TPIA* : *PT Chandra Asri Pacific (TPIA)* mengumumkan telah resmi menyelesaikan akuisisi jaringan SPBU Esso di Singapura setelah memperoleh seluruh persetujuan regulasi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat platform infrastruktur energi terintegrasi dan mendukung ekspansi bisnis jangka panjang. (Publikasi emiten)

* *SOFA* : *PT Boston Furniture Industries (SOFA)* melalui anak usahanya, PT Parivarta Energi Nusantara, membentuk konsorsium dengan Hunan Construction Engineering Group dan Kintan Usahasama Sdn Bhd untuk mengikuti tender proyek Waste-to-Energy yang digelar Danantara. (Publikasi emiten)

* *PANI* : Pengendali *PT Pantai Indah Kapuk Dua (PANI)* , Multi Artha Pratama, membeli ~10 juta (0,01%) saham PANI dengan harga Rp12.975/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp126 miliar. Transaksi dilakukan sejak 23 Desember 2025, bertujuan untuk peningkatan penyertaan modal pada Perseroan. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di PANI menjadi 84,09%. (Publikasi emiten)

* *STTP* : Pemegang saham *PT Siantar Top (STTP)* , Mariati, membeli ~14 juta (1,08%) saham STTP dengan harga Rp3.015/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp43 miliar. Transaksi dilakukan sejak 29 Desember 2025, bertujuan untuk penyelesaian hak dan kewajiban antar nasabah. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di STTP menjadi 6,04%. (Publikasi emiten)

* *COAL* : Pengendali *PT Black Diamond Resources (COAL)* , Sujaka Lays, menjual ~70 juta (1,12%) saham COAL dengan harga Rp91/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp6 miliar. Transaksi dilakukan sejak 30 Desember 2025. Setelah transaksi ini, kepemilikannya di COAL menjadi 34,89%. (Publikasi emiten)

* *HILL* : Pemegang saham *PT Hillcon (HILL)* , CGS International Sekuritas Indonesia, membeli ~137 juta (0,93%) saham HILL dengan harga Rp256/saham, sehingga total transaksi mencapai ~Rp35 miliar. Transaksi dilakukan sejak 29 Desember 2025, bertujuan untuk transaksi repurchase agreement (REPO). Setelah transaksi ini, kepemilikannya di HILL menjadi 20,19%. (Publikasi emiten)

* Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Desember 2025 turun ke level 51,2 (vs. Nov-25: 53,3). Meskipun turun, level PMI ini masih menandai fase ekspansi (di atas level 50), sekaligus menjadi fase ekspansi kelima kali secara berturut-turut. (S&P Global)

* Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur China pada Desember 2025 berada di level 50,1 (vs. Nov-25: 49,9), menandakan fase ekspansi (di atas 50). Level ini berada di atas ekspestasi konsensus sebesar 49,8. (S&P Global)

* Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengatakan bahwa pemerintah telah menarik kembali sebagian dana SAL yang ditempatkan di perbankan, yaitu sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun. Penarikan sebagian dana tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui belanja negara. (Kontan)

* SKK Migas menyatakan bahwa lifting minyak nasional sepanjang 2025 mencapai target APBN sebesar 605 ribu barel per hari. (Kontan)

* Pemprov Sumatra Selatan menegaskan tetap memberlakukan larangan penggunaan jalan umum oleh angkutan batu bara mulai 1 Januari 2026, meskipun pengusaha mengusulkan ketentuan yang lebih longgar. (Bisnis)

* India mengenakan bea anti-dumping sementara sebesar USD61–131 per ton untuk impor batu bara kokas dengan kandungan abu rendah (low-ash metallurgical coke) dari enam negara, termasuk Indonesia, berlaku selama enam bulan. Selain itu, India juga membatasi impor batu bara kokas dengan kandungan abu di bawah 18%, hingga 30 Juni 2026. Langkah ini bertujuan melindungi industri domestik dari tekanan harga impor. (Bloomberg)

=========

*Disclaimer ON*
*Retail – PT Mandiri Sekuritas*

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy