$NICKEL
📈 Harga Nikel Naik ke Level Tertinggi dalam 9 Bulan Usai Indonesia Konfirmasi Rencana Pemangkasan Produksi*
Harga nikel forward 3 bulan di London Metal Exchange naik +5,2% sejak awal pekan ini ke level US$16.545/ton per 31 Desember 2025, menandai level tertinggi dalam 9 bulan terakhir. Tren kenaikan harga ini muncul setelah Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengonfirmasi kabar bahwa pemerintah berencana memangkas produksi bijih nikel nasional pada 2026, seperti yang telah dituliskan dalam [Stockbit Snips](https://stockbit.com/post/25588335).
Meski demikian, Bahlil tidak merinci jumlah pemangkasan produksi bijih nikel pada 2026. Sebelumnya, Sekretaris Umum Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), Meidy Katrin Lengkey, mengatakan pada pertengahan Desember 2025 bahwa pemerintah berencana menetapkan produksi bijih nikel ~250 juta ton dalam rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2026, turun -34% dari target RKAB 2025 di level 379 juta ton, demi menjaga harga nikel agar tidak semakin turun.
[Sumber: Bloomberg]
📝 Stockbit Commentary*
Kenaikan harga nikel berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek bagi emiten pada sektor nikel — seperti 💲INCO, $NCKL, dan $MBMA — karena berpotensi meningkatkan harga jual rata–rata (ASP) dan margin laba perseroan.
--------------
Theodorus Melvin (@TheodorusMelvin)
Investment Analyst Stockbit
https://stockbit.com/post/25636190
