Statistik Libur Bursa 2026: BEI Terlalu Banyak Libur
Di 2026 ini, BEI banyak libur lagi. Bukan perasaan, tapi hitungan kalender. Dari 365 hari setahun, Bursa Efek Indonesia hanya buka 239 hari. Artinya ada 126 hari tanpa perdagangan, gabungan akhir pekan dan libur resmi. Secara proporsi, hampir 35% setahun pasar tutup. Ini bukan angka kecil untuk negara yang mengandalkan likuiditas harian. Yang menarik, liburnya bukan cuma banyak, tapi juga sering beruntun. Efeknya bukan cuma ke trader harian, tapi juga ke ritme arus dana dan psikologi pasar. Kalau investor merasa tahun terasa lambat, penyebabnya ada di kalender, bukan di grafik harga. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Mari mulai dari angka paling dasar. Kalender resmi BEI 2026 menetapkan 239 hari bursa. Dengan total hari kalender 365, maka hari non-bursa berjumlah 126. Ini sudah termasuk Sabtu dan Minggu, libur nasional, cuti bersama, serta libur bursa khusus seperti 31 Desember. Rata-rata hari bursa per bulan hanya sekitar 19 sampai 20 hari. Bahkan ada bulan seperti Mei yang cuma 16 hari bursa dan Maret 17 hari bursa. Bulan paling longgar justru Juli dengan 23 hari bursa karena hampir tidak ada hari libur nasional. Polanya jelas, kuartal awal dan kuartal dua cenderung berat libur, kuartal tiga lebih lega, lalu kuartal empat kembali padat libur.
Sekarang bandingkan dengan Amerika Serikat supaya tidak debat rasa. Bursa Amerika Serikat seperti NYSE dan NASDAQ di 2026 hanya memiliki sekitar 10 hari libur bursa penuh di luar akhir pekan. Dengan asumsi 52 minggu kerja, hari perdagangan mereka berada di kisaran 252 hari. Jadi secara kasar, Amerika punya sekitar 13 hari perdagangan lebih banyak dibanding Indonesia. Itu setara hampir satu bulan perdagangan Indonesia. Inilah alasan kenapa pasar Amerika terasa lebih kontinu, lebih jarang jeda, dan lebih konsisten dari sisi likuiditas. Bahkan ketika ada hari libur, sering cuma early close, bukan tutup penuh. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Lalu Jepang. Bursa Tokyo di 2026 punya libur nasional lebih banyak dibanding Amerika, terutama karena struktur libur tradisional seperti Golden Week dan hari-hari nasional yang spesifik. Total hari bursa Jepang biasanya berada di kisaran 245 hari. Jadi Jepang masih lebih banyak hari buka dibanding Indonesia, walaupun secara budaya liburnya terasa padat. Bedanya, Jepang jarang menumpuk cuti bersama seperti Indonesia. Libur ada, tapi lebih tersebar.
China berada di kelas sendiri. Bursa Shanghai dan Shenzhen memang tidak sering libur kecil, tapi sekali libur bisa panjang. Chinese New Year dan National Day Golden Week bisa menutup pasar hampir satu minggu penuh. Total hari bursa China biasanya sekitar 240 hari. Angkanya mirip Indonesia, tapi karakternya beda. China libur panjang tapi jarang, Indonesia libur lebih sering dan tersebar. Dari sudut pandang likuiditas, dua-duanya sama-sama memutus aliran transaksi, tapi dengan pola yang berbeda.
Kalau disusun sederhana. Indonesia 239 hari bursa, Amerika sekitar 252, Jepang sekitar 245, China sekitar 240. Artinya BEI memang termasuk yang paling sedikit hari perdagangannya dibanding pasar besar dunia, kecuali China yang hampir setara. Tapi yang bikin Indonesia terasa lebih berat bukan cuma jumlahnya, melainkan kombinasi cuti bersama, libur keagamaan, dan akhir pekan yang sering menempel. Efeknya, dalam satu bulan, bisa ada dua sampai tiga minggu yang ritmenya terpotong. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Implikasinya nyata. Likuiditas domestik sering kempis di sekitar libur panjang. Volume transaksi menurun sebelum dan sesudah libur. Investor asing relatif lebih siap karena mereka terbiasa dengan kalender Asia, tapi investor ritel sering kehabisan momentum. Untuk trader jangka pendek, kalender ini bukan sekadar catatan, tapi variabel strategi. Banyak hari libur berarti lebih sedikit hari untuk recovery harga, lebih sedikit hari untuk distribusi, dan lebih sedikit hari untuk pembentukan tren yang rapi.
Jadi di 2026 BEI memang banyak libur lagi, dan itu fakta matematis. Dibanding Amerika, kita jelas lebih sering tutup. Dibanding Jepang, kita masih kalah jumlah hari buka. Dibanding China, kita mirip secara total, tapi lebih sering putus-putus. Jadi kalau pasar terasa lamban atau tidak konsisten, jangan buru-buru salahkan emiten atau sentimen global. Lihat kalender dulu. Karena di Indonesia, jam kerja pasar itu bukan cuma soal jam, tapi juga soal berapa hari pasar benar-benar hidup.
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
๐
Gambaran Umum Bursa 2026
๐ Total hari kalender 365
๐๏ธ Jumlah hari bursa 239
๐ด Total hari libur bursa 126
โ๏ธ Proporsi hari kerja bursa 65,48%
โ ๏ธ Libur termasuk akhir pekan dan libur resmi
๐ Hari Libur Bursa 2026
๐ Total libur 126 hari
๐ Terdiri dari
โโโข Sabtu dan Minggu
โโโข Libur nasional
โโโข Cuti bersama
โโโข Libur bursa khusus 31 Desember
๐งฎ Rata-rata Aktivitas Bursa
๐ Rata-rata hari bursa per bulan sekitar 19 sampai 20 hari
๐ Variasi dipengaruhi libur keagamaan dan cuti bersama
๐๏ธ Sebaran Hari Bursa per Bulan
๐ Januari 20 hari
๐ Februari 18 hari
๐ Maret 17 hari
๐ April 21 hari
๐ Mei 16 hari
๐ Juni 20 hari
๐ Juli 23 hari
๐ Agustus 19 hari
๐ September 22 hari
๐ Oktober 22 hari
๐ November 21 hari
๐ Desember 20 hari
๐ฅ Bulan Paling Produktif
๐ Juli 23 hari bursa
๐ September dan Oktober masing-masing 22 hari
๐ก Minim gangguan libur nasional
โ๏ธ Bulan Paling Banyak Libur
๐ง Mei 16 hari bursa
๐ง Maret 17 hari bursa
โ ๏ธ Banyak cuti bersama dan hari besar keagamaan
๐ง Implikasi untuk Investor
๐ Tahun 2026 relatif normal untuk aktivitas perdagangan
โณ Tidak ada bulan ekstrem sangat pendek
๐ฏ Strategi trading jangka pendek tetap feasible
๐
Perlu waspada periode Maret sampai Mei karena hari bursa lebih sedikit
โ
Hari kerja bursa 239 hari
โ Hari libur bursa 126 hari
โ๏ธ Ritme 2026 stabil
๐ Risiko distorsi likuiditas hanya di bulan tertentu
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$PIPA $BMRI $BBCA
1/3


