Film Indonesia dengan Jumlah Penonton Terbanyak Bioskop 2024 vs 2025
Lanjutan dari postingan sebelumnya di External Comunity Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community menggunakan kode: A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Belum include film aseng.
β οΈData Penonton 2025 (Tanggal 1 Januari 2025)
1. Jumbo. Visinema Pictures. 10.233.002 penonton.
2. Agak Laen - Menyala Pantiku!. Imajinari. 10.109.710 penonton.
3. Pabrik Gula. MD Pictures. 4.726.760 penonton.
4. Petaka Gunung Gede. Starvision. 3.242.843 penonton.
5. Sore - Istri dari Masa Depan. Cerita Films. 3.119.896 penonton.
6. Komang. Starvision. 3.003.320 penonton.
7. Jalan Pulang. Leo Pictures. 2.808.689 penonton.
8. Kang Solah from Kang Mak x Nenek Gayung. Falcon Pictures. 2.507.452 penonton.
9. Qodrat 2. Rapi Films. 2.214.441 penonton.
10. Pengepungan di Bukit Duri. Come and See Pictures. 1.890.814 penonton.
11. Sampai Titik Terakhirmu. LYTO Pictures. 1.590.634 penonton.
12. Perayaan Mati Rasa. Sinemaku Pictures. 1.374.330 penonton.
13. 1 Kakak 7 Ponakan. Mandela Pictures. 1.237.043 penonton.
14. Believe - The Ultimate Battle. Bahagia Tanpa Drama. 1.036.063 penonton.
15. Sukma. Tiger Wong Entertainment. 1.011.679 penonton.
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
π΄Data Penonton Terbanyak 2024
1. Agak Laen. Imajinari. 9.125.188 penonton.
2. Vina - Sebelum 7 Hari. Dee Company. 5.815.492 penonton.
3. Kang Mak from Pee Mak. Falcon Pictures. 4.860.034 penonton.
4. Ipar adalah Maut. MD Pictures. 4.775.315 penonton.
5. Badarawuhi di Desa Penari. MD Pictures. 4.015.120 penonton.
6. Siksa Kubur. Rapi Films. 4.000.826 penonton.
7. Bila Esok Ibu Tiada. Leo Pictures. 3.568.518 penonton.
8. Sekawan Limo. Starvision. 2.508.438 penonton.
9. Home Sweet Loan. Visinema Pictures. 1.720.271 penonton.
10. 2nd Miracle in Cell No. 7. Falcon Pictures. 1.665.332 penonton.
11. Lembayung. MNC Pictures. 1.656.149 penonton.
12. Pemandian Jenazah. VMS Studio. 1.645.513 penonton.
13. Kuasa Gelap. Paragon Pictures. 1.467.141 penonton.
14. Sumala. Hitmaker Studios. 1.436.640 penonton.
15. Ancika - Dia yang Bersamaku 1995. MD Pictures. 1.318.272 penonton.
16. Laura. MD Pictures. 1.268.765 penonton.
17. Santet Segoro Pitu. Hitmaker Studios. 1.227.153 penonton.
18. Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. Sinemaku Pictures. 1.150.952 penonton.
19. Panggonan Wingit 2 - Miss K. Hitmaker Studios. 1.074.836 penonton.
20. The Architecture of Love. Starvision. 1.003.999 penonton.
21. Kereta Berdarah. MVP Pictures. 1.000.027 penonton.
Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Film paling di 2025 ini tidak sebanyak di 2024. Secara kasat mata, 2024 terlihat lebih ramai karena punya lebih banyak film yang benar-benar menembus angka besar dan menyebar di banyak judul. Tapi di balik itu, 2025 justru memproduksi film jauh lebih banyak, 187 judul dalam setahun, dibanding 2024 yang hanya 123 judul. Masalahnya bukan di jumlah film, tapi di distribusi perhatian penonton. Tahun 2025 adalah tahun dua raksasa yang menyedot hampir semua sorotan, sementara 2024 adalah tahun rombongan film kuat yang saling berdekatan. Itulah kenapa 2025 terasa sepi padahal produksinya banjir. Angkanya terlihat besar di puncak, tapi tipis di tengah. Sedangkan 2024 tidak setinggi itu puncaknya, tapi lantainya lebih padat. Ini bukan soal minat nonton turun atau naik, ini soal struktur pasar yang berubah.
Di 2025, industri terlihat sangat produktif. Hampir setiap minggu ada film baru, dan ritme rilisnya sangat disiplin ke hari Kamis, lebih dari 80% film dilepas di hari yang sama. Genre horor masih jadi mesin volume utama, dengan 78 film horor atau sekitar 41,71% dari total produksi. Studio yang paling sering muncul justru bukan yang paling cuan di box office. Legacy Pictures merilis 11 judul, Starvision 7 judul, Falcon Pictures dan MD Pictures masing-masing 6 judul. Dari sisi sutradara, Azhar Kinoi Lubis muncul paling sering dengan 7 film, disusul Dyan Sunu Prastowo 5 film. Ini semua menggambarkan satu hal. 2025 adalah tahun produksi masif, tapi tidak otomatis tahun kemenangan masif. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Ketika kita geser ke box office, wajah 2025 langsung berubah drastis. Dua judul mengunci pasar hampir sendirian. Jumbo, film animasi produksi Visinema Pictures yang disutradarai Ryan Adriandhy, menutup tahun dengan 10.233.002 penonton. Tepat di bawahnya ada Agak Laen Menyala Pantiku, produksi Imajinari, disutradarai Muhadkly Acho, dengan 10.109.710 penonton. Dua film ini saja sudah menyedot 40,60% dari total penonton top 15. Setelah itu jaraknya langsung jatuh jauh. Pabrik Gula, film horor produksi MD Pictures arahan Awi Suryadi, berada di posisi tiga dengan 4.726.760 penonton. Petaka Gunung Gede, horor Starvision garapan Azhar Kinoi Lubis, meraih 3.242.843 penonton. Sore Istri dari Masa Depan, film romantis fantasi produksi Cerita Films yang disutradarai Yandy Laurens, mengumpulkan 3.119.896 penonton. Total penonton top 15 di 2025 mencapai 50.106.676, tapi 87,53% di antaranya terkonsentrasi hanya di 10 film teratas. Ini pasar winner-takes-most yang sangat ekstrem.
Bandingkan dengan 2024. Produksinya lebih sedikit, tapi distribusi hit-nya lebih sehat. Horor bahkan lebih dominan secara proporsi, muncul di lebih dari 50% judul, dan bukan cuma banyak, tapi benar-benar dimakan penonton. Agak Laen, produksi Imajinari yang disutradarai Muhadkly Acho, menjadi jawara dengan 9.125.188 penonton. Di bawahnya ada Vina Sebelum 7 Hari, horor produksi Dee Company garapan Anggy Umbara, dengan 5.815.492 penonton. Kang Mak from Pee Mak, horor komedi produksi Falcon Pictures arahan Herwin Novianto, mencetak 4.860.034 penonton. Ipar adalah Maut, drama produksi MD Pictures yang disutradarai Hanung Bramantyo, meraih 4.775.315 penonton. Badarawuhi di Desa Penari, horor produksi MD Pictures yang disutradarai Kimo Stamboel, menembus 4.015.120 penonton. Bahkan Siksa Kubur, horor psikologis karya Joko Anwar produksi Come and See Pictures, masih sanggup mengumpulkan 4.000.826 penonton. Upgrade Skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Inilah pembeda paling penting. Di 2024, ada enam film yang menembus 4 juta penonton. Di 2025, hanya tiga. Total penonton top 21 di 2024 mencapai 56.303.981, dan top 5 saja menyerap 50,8%, jauh lebih merata dibanding 2025. Median penonton film laris 2024 ada di kisaran 1,65 juta, sedangkan 2025 di sekitar 2,5 juta karena terdorong dua raksasa di puncak. Kalau dua film teratas 2025 dikeluarkan, rata-rata penonton sisanya justru lebih rendah daripada 2024.
Jadi tahun 2025 adalah tahun spektakuler untuk segelintir film, tapi tahun yang berat bagi mayoritas judul. Produksi banyak, sutradara aktif, studio rajin rilis, tapi hanya sedikit yang benar-benar hidup. Sebaliknya, 2024 mungkin tidak punya film di atas 10 juta, tapi punya ekosistem yang lebih sehat karena banyak film kuat berbagi panggung. Jadi ketika orang bilang film paling laris di 2025 tidak sebanyak di 2024, itu bukan perasaan. Itu cerminan struktur pasar. 2024 menang di kedalaman. 2025 menang di puncak.
π¬ Gambaran Besar
π 2025 hanya top 15 film terlaris
π 2024 tembus top 21
π§ Kesan ramai di 2024 lebih kuat
π Skala Produksi
π¦ 2025 rilis 187 film
π¦ 2024 rilis 123 film
β οΈ 2025 banjir judul tapi sedikit jadi hit
π
Pola Rilis
π 2025 Kamis 80,21%
π 2024 Kamis 89,4%
π§ 2024 lebih disiplin jadwal bioskop
π» Genre
π± 2025 horor 78 film 41,71%
π± 2024 horor 62 film 50,4%
π₯ 2024 horor lebih dominan dan laku
π’ Studio Paling Aktif
π 2025 Legacy 11 judul
π 2024 MD Pictures 11 judul
π‘ Aktif β menang box office
π₯ Sutradara Paling Produktif
π¬ 2025 Azhar Kinoi Lubis 7 film
π¬ 2024 Rizal Mantovani 6 film
π° Box Office
π 2025 Jumbo 10.233.002
π 2025 Agak Laen Menyala Pantiku 10.109.710
π 2024 Agak Laen 9.125.188
π Konsentrasi Penonton
π― Top 2 2025 serap 40,45%
π― Top 2 2024 serap 30,14%
β οΈ 2025 winner-takes-most
π Lapisan Bawah
β¬οΈ 2025 peringkat 15 cuma 1.011.679
β¬οΈ 2024 peringkat 15 masih 1.318.272
π§ Inti Analisis
βοΈ 2024 unggul di kedalaman
β‘ 2025 unggul di puncak
π 2025 terasa sepi karena penonton menumpuk di sedikit juara
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$CNMA $FILM $SCMA
1/4



