Efek Bola Salju - Compounding Interest
Compounding Interest adalah konsep bunga berbunga, yakni ketika keuntungan yang diperoleh dari investasi dibungakan kembali sehingga modal tumbuh eksponensial dari tahun ke tahun.
Secara matematis:
FV = PV x (1+r)^n
Keterangan:
FV = Nilai akhir investasi
PV = Modal awal
r = Tingkat return per tahun
n = Durasi (tahun)
Contoh sederhana:
Kita berinvestasi Rp10 juta dengan deposit sekali dengan return 10%/tahun.
Tahun 1 → Rp11 juta
Tahun 2 → Rp12,1 juta
Ditahun kedua bukan jadi 12 jt, tapi 12,1 jt. Karena modalnya sekarang bukan 10jt, melainkan 11 jt.
Tahun 3 → Rp13,31 juta
… dst.
Seperti bola salju yang menggelinding, di awal memang ukurannya terlihat kecil.
Namun semakin lama melaju, salju yang menempel semakin banyak dan ukurannya makin membesar seiring berjalannya waktu.
Albert Einstein juga pernah berkata,
“Compound interest is the eighth wonder of the world. He who understands it, earns it; he who doesn’t, pays it.”
Artinya:
🔹 Orang yang paham konsep ini bisa menghasilkan kekayaan besar.
🔹 Yang tidak memahaminya bisa justru kehilangan uang ( melalui bunga utang konsumtif).
📊 Ilustrasi Compounding Interest — Saham X (Hold 20 Tahun)
Anggap kamu memiliki Saham X yang secara konsisten mampu memberikan return rata-rata 15% per tahun.
Seluruh keuntungan & dividen di-reinvest, tanpa ditarik sama sekali.
Asumsinya:
- Modal awal (PV): Rp100.000.000
- Return rata-rata tahunan: 15%
- Periode investasi: 20 tahun
- Strategi: Buy & Hold + Reinvest
📈 Hasil Perhitungan
FV = PV x (1+r)^n
FV = 100.000.000 x (1+15%)^20
FV ≈ Rp 1.637.000.000
✅ Nilai Akhir Setelah 20 Tahun
💰 ≈ Rp 1.637.000.000 (± 1,6 Miliar Rupiah)
💡 Kenapa Compounding Begitu Kuat?
1. Bunga atas bunga
Keuntungan di tahun pertama ikut dihitung sebagai tambahan modal di tahun berikutnya — bikin keuntungan tumbuh makin cepat tiap tahunnya.
2. Waktu adalah faktor krusial
Semakin lama kamu biarkan uang compound, efeknya makin dramatis. Bahkan return moderat (mis. 10%) bisa jadi sangat besar setelah 20–30 tahun.
3. Mulai lebih awal lebih baik
Meskipun hasil dari compounding bisa sangat besar, investasi di usia muda bukan bertujuan untuk cepat kaya, melainkan untuk membangun kebiasaan/habit berinvestasi sejak dini, sambil tetap fokus memperkuat cashflow utama.
Kalau kamu ingin menghitung compounding interest, tidak perlu menghitung manual, karena sudah banyak website yang menyediakannya di internet.
Semoga tulisan ini bisa jadi pengingat kecil dalam perjalanan investasimu.
$ITMG $POWR $UNTR
