Menurut saya kalau mau beli mobil mewah untuk personal branding si terserah. Kalau saya mending buat bisnis lain karena hobi saya aktif buat sesuatu, atau relax in good hotels. Mungkin yang beli mobil, suka mobil juga. Naik Jazz vs naik mercy di tol kebut kebutan bagi saya sama aja. Malah lebih seru naik Jazz karena ga stabil (goyang) hhahha.
But dari postingan coba coba saya pamer kekayaan, saya tahu efek positivenya short term and damaging relationship saya dengan orang sekitar. Mereka jadi mendekati saya dengan alasan kekayaan. Dari itu saya ga diuntungkan karena memang impresi kekayaan saya hanya berlaku buat orang yang levelnya tidak memilik apa yang saya miliki.
Buat apa? Saya berkembang secara pribadi bukan ke orang seperti itu, tapi ke orang orang yang melakukan sesuatu lebih baik dari saya.
Jadi pamer kekayaan mungkin beneficial untuk short run, tapi untuk kamu yang ingin lebih panjang dan lebih memuaskan, Spend untuk sesuatu yang disuka. Connect with people yang bisa melakukan sesuatu lebih baik dari kita, yang tidak terlena dengan postingan dangkal pamer kekayaan.
$DEWA $BUMI $BRPT