Masalah Gen Z Bukan Kurang Investasi: Tapi Lompat Pondasi
Banyak Gen Z hari ini sudah melek investasi. Buka rekening saham, crypto, reksa dana—semua dicoba.
Tapi ada satu pola yang sering kejadian:
Langsung loncat ke investasi, padahal pondasinya belum jadi.
Kalau lihat piramida keuangan, urutannya jelas:
1️⃣ Cash flow sehat, dana darurat, dan manajemen utang
2️⃣ Manajemen risiko (asuransi)
3️⃣ Baru naik ke investasi & tujuan keuangan
Yang terjadi di lapangan?
🔻 Dana darurat belum ada
🔻 Cash flow masih bocor
🔻 Tidak punya proteksi
🔻 Semua tabungan all in masuk saham/crypto
Akibatnya apa?
📉 Market turun dikit → panik
📉 Butuh uang mendadak → jual rugi
📉 Ingin investasi bertumbuh, malah jadi stres.
Padahal investasi itu lantai 3, bukan fondasi rumah.
Bukan berarti investasi salah. Yang keliru adalah urutan berpikirnya.
Investasi seharusnya menggunakan uang yang siap berfluktuasi, bukan malah menggunakan 'uang dapur' (uang untuk hidup).
📌 Ingat:
Tujuan investasi bukan untuk cepat kaya, tapi membangun ketahanan finansial agar tetap hidup tenang di berbagai fase market.
Bangun pondasi dulu. Biar ketika naik ke atas, nggak roboh di tengah jalan.
$KETR $OILS $UNIQ
