imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$IHSG $JII $ISSI

馃 Aksi Korporasi Sepanjang 2025


3Q25

馃挩 Juli
MSCI mengumumkan bahwa 馃挷BREN, 馃挷CUAN, dan 馃挷PTRO tidak akan lagi dikenakan perlakuan khusus dan akan dievaluasi sesuai dengan metodologi yang berlaku untuk review indeks bulan Agustus 2025 dan seterusnya.

馃挷TOWR: Berencana menggelar rights issue hingga ~8,1 miliar saham baru dengan harga Rp680/lembar untuk refinancing.

馃挷MINA: Berencana menggelar rights issue hingga ~3,3 miliar saham baru dengan harga Rp50/lembar untuk modal kerja. Rencana ini rampung pada Juli 2025.

馃挷FAST: Menjual 15% saham PT Jagonya Ayam Indonesia senilai ~Rp54 M kepada PT Shankara Fortuna Nusantara, perusahaan afiliasi Andi Syamsudin Arsyad (Haji Isam).

馃挷SSIA: PT Dwimuria Investama Andalan menjadi pemegang 5,27% saham perseroan dengan nilai transaksi yang tidak diungkap.

馃挷ITMG: Membeli 9,62% saham 馃挷NICE dengan nilai transaksi ~Rp256 M.

馃挷ASII: Melalui PT Saka Industrial Arjaya berencana mengakuisisi 83,67% saham 馃挷MMLP. Transaksi ini rampung pada Oktober 2025 dengan nilai Rp3,3 T.


馃挩 Agustus
馃挷PTRO: Bersama 馃挷RAJA mengakuisisi PT Hafar Daya Konstruksi dan PT Hafar Daya Samudera senilai total Rp784 M.

馃挷PACK: Berencana menggelar rights issue dalam bentuk penerbitan obligasi wajib konversi untuk mengakuisisi saham minoritas di 2 tambang nikel senilai total ~Rp2,7 T.
MSCI mengumumkan evaluasi indeks saham untuk periode Agustus 2025, di mana 馃挷DSSA dan 馃挷CUAN masuk ke MSCI Indonesia Global Standard.


馃挩 September
馃挷PANI: Berencana menggelar rights issue untuk meningkatkan kepemilikan di 馃挷CBDK dan menyuntik modal ke 3 anak usaha. Dalam perkembangannya, rights issue ini menerbitkan hingga 1,21 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp12.975/lembar pada Desember 2025.

馃挷EMAS: IPO dengan menawarkan hingga ~1,6 miliar saham baru pada harga Rp2.880/lembar.

馃挷SGRO: Keluarga Sampoerna dikabarkan akan mendivestasikan馃挷SGRO. Pada November 2025, keluarga Sampoerna menjual 65,72% saham SGRO senilai Rp9,45 T kepada anak usaha POSCO International Corporation.

馃挷GMFI: Berencana rights issue hingga ~124 miliar saham baru dengan efek dilusi hingga 76,79%. Dalam perkembangannya, rights issue ini menerbitkan ~90 miliar saham baru dengan harga Rp69/lembar pada Desember 2025鈥揓anuari 2026. 馃挷GIAA selaku pengendali mengalihkan seluruh haknya kepada PT Angkasa Pura Indonesia.

馃挷UNTR: Melalui PT Danusa Tambang Nusantara berencana mengakuisisi tambang emas Doup dari 馃挷PSAB dengan enterprise value US$540 juta atau ~Rp8,9 T.

馃挷HEAL: 馃挷ASII melalui PT Astra Healthcare Indonesia membeli ~1,47 miliar saham 馃挷HEAL senilai ~Rp2,7 T, sehingga kepemilikan 馃挷ASII di HEAL naik dari ~10,42% menjadi ~20%.

馃挷INET: Berencana menggelar rights issue hingga ~12,8 miliar saham baru dengan harga Rp250/saham dan efek dilusi 57,1% untuk pengembangan jaringan FTTH dan pelunasan biaya indefeasible right of use jaringan kabel bawah laut.

Glencore tercatat masuk sebagai pemegang 7,19% saham 馃挷NCKL.


https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-2025-corporate-recap-conglomerates-saved-the-year-again?source=research

Read more...
2013-2026 Stockbit 路AboutContactHelpHouse RulesTermsPrivacy