imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$WSBP Berdasarkan hasil Public Expose terbaru (Desember 2025), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah mematok target dan strategi ekspansi bisnis untuk tahun 2026.
Berikut adalah poin-poin utama mengenai rencana bisnis WSBP di tahun 2026:
1. Target Kontrak dan Pendapatan
WSBP memasang target yang cukup optimistis namun moderat untuk tahun 2026 sebagai bagian dari pemulihan kinerja mereka:
Target Nilai Kontrak Baru (NKB): Rp2,6 triliun. Angka ini diproyeksikan tumbuh sekitar 15–20% dari capaian tahun 2025.
Target Pendapatan Usaha: Membidik angka Rp2,1 triliun.
Fokus Produk: Lini bisnis beton pracetak (precast) dan readymix tetap menjadi tulang punggung utama pendapatan.
2. Sektor Proyek Strategis yang Dibidik
Untuk mencapai target tersebut, WSBP berencana melakukan ekspansi pada beberapa proyek infrastruktur besar:
Ibu Kota Nusantara (IKN): WSBP aktif mengikuti tender proyek gedung legislatif, yudikatif, serta infrastruktur jalan dan IPAL di IKN.
Konektivitas & Transportasi: Membidik proyek jalan tol, MRT, dan LRT.
Ketahanan Pesisir: Berpartisipasi dalam proyek Giant Sea Wall (NCICD) di Jakarta.
Infrastruktur Sosial: Pembangunan sekolah rakyat dan fasilitas pendidikan lainnya.
3. Strategi Ekspansi & Operasional
WSBP menjalankan beberapa strategi kunci untuk memperkuat posisi pasar di 2026:
Diversifikasi Pasar (Pasar Eksternal): Perusahaan menargetkan 65% kontrak berasal dari luar grup induk (pemerintah dan swasta) untuk mengurangi ketergantungan pada PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Transformasi Digital: Melanjutkan IT Master Plan 2022–2026 melalui digitalisasi proses produksi dan manajemen aset guna meningkatkan efisiensi.
Organisasi Lean: Melakukan perampingan struktur organisasi agar lebih kompetitif dalam persaingan tender.
4. Catatan Kinerja Keuangan
Meskipun pendapatan diproyeksikan naik, manajemen memproyeksikan bahwa laba bersih (bottom line) dan ekuitas masih akan berada di zona negatif hingga tahun 2026. Fokus utama perusahaan saat ini masih pada restrukturisasi utang dan perbaikan tata kelola (Good Corporate Governance) untuk menyehatkan fundamental keuangan secara bertahap.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy