Mari kita lanjutkan pembahasan $NOBU mengenai RUPSLB di bulan Januari 2026 nanti.
Fokus kita ada pada agenda nomor 1: Persetujuan Perubahan Susunan Direksi.
Mungkin agenda ini terdengar membosankan tapi sebetulnya ini adalah poin yang sangat penting. Pada September 2025 lalu, Hanwha Life dan Nobu sudah mengumumkan dimulainya era baru kolaborasi Bancassurance. Bagi yang awam, bisnis bancassurance ini adalah tambang emas buat bank (sangat profitable) karena selain menghemat biaya pemasaran, ini adalah sumber pendapatan fee-based yang besar di luar bunga kredit konvensional.
Implementasi strategi ini butuh eksekutor dari Hanwha jadi tidak cukup hanya di level Komisaris Utama (yang saat ini sudah dipegang Mr. Kim Dongwook). Hanwha butuh orang di dalam "ruang mesin" maka dua kursi yang kemungkinan besar diincar dalam RUPSLB nanti adalah:
Direktur IT: Untuk memimpin transformasi Super App dan integrasi sistem.
Direktur Risk Management/Finance: Untuk menjaga prudential banking dan arus kas sesuai koridor ketat Hanwha.
Ketika posisi Direksi (operasional) sudah dipegang oleh perwakilan Hanwha, maka OJK diprediksi akan menurunkan "titah" untuk segera melaksanakan Mandatory Tender Offer (MTO) dengan alasan bahwa asing dianggap sudah memiliki kontrol operasional penuh. Dan seperti kita tahu, harga minimal MTO akan mengacu pada harga akuisisi (Rp 1.100) ketika harga pasar masih rendah.
Mengenai posisi Direktur Utama, kemungkinan baru akan berubah belakangan setelah MTO rampung dan Hanwha resmi menjadi pengendali mutlak dengan suara mayoritas. Sembari menanti skenario ini berjalan, strategi terbaik adalah lanjutkan akumulasi di harga 500-an. Margin of safety di harga ini sangat besar (seperti dibahas di post sebelumnya). Setelah $BACA yang berpotensi menjadi multibagger pertama kita di 2026, apakah NOBU akan menyusul menjadi yang kedua? Investor $SUPA juga boleh mempertimbangkan untuk rebalance sebagian profit ke sini untuk mengurangi resiko