$ZBRA Untuk tahun 2026, strategi ekspansi emiten PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA)—yang kini lebih dikenal sebagai DNR Corporation—berfokus pada pemulihan profitabilitas setelah fase efisiensi besar-besaran di tahun sebelumnya.
Berikut adalah rincian rencana strategis dan proyeksi ekspansi ZBRA untuk tahun 2026 berdasarkan data terbaru perusahaan:
1. Optimalisasi Cabang dan Efisiensi Operasional
Setelah melakukan penutupan masif terhadap 13 kantor cabang dan 14 depo di awal tahun 2025 (termasuk di wilayah Aceh, Padang, Yogyakarta, hingga Manado), strategi 2026 akan difokuskan pada:
Sentralisasi Distribusi: Melayani wilayah yang cabangnya ditutup melalui cabang terdekat yang lebih besar dan efisien.
Peningkatan Produktivitas: Fokus hanya pada cabang-cabang yang memberikan margin keuntungan tinggi guna memperbaiki struktur biaya.
2. Diversifikasi Portofolio Produk (High Margin)
ZBRA berencana untuk tidak lagi hanya mengejar volume penjualan, tetapi lebih kepada kualitas keuntungan:
Penambahan Prinsipal Baru: Terus menambah mitra perusahaan manufaktur (prinsipal) baru di lini bisnis distribusi.
Fokus pada Produk High Margin: Memprioritaskan distribusi produk kesehatan (farmasi) dan konsumsi yang memiliki margin laba lebih tebal dibandingkan barang komoditas umum.
3. Transformasi Digital dan Logistik Terintegrasi
ZBRA melalui anak usahanya (DNR Distribution, DNR Logistics, dan StoreSend Indonesia) akan memperkuat ekosistem end-to-end supply chain:
Digitalisasi Rantai Pasok: Memanfaatkan platform digital (seperti DPORT) untuk memantau stok dan logistik secara real-time demi menekan biaya operasional.
E-Logistics: Memperluas layanan pemenuhan pesanan (fulfillment) untuk pasar e-commerce yang diprediksi tetap tumbuh di 2026.
4. Perbaikan Struktur Keuangan
Manajemen menargetkan tahun 2026 sebagai periode di mana hasil dari restrukturisasi keuangan dan efisiensi organisasi yang dilakukan sejak 2024 mulai membuahkan hasil positif pada laporan laba rugi. Perusahaan berupaya keluar dari tren rugi bersih dengan menekan beban bunga dan beban umum admin.