$ARCI $BRMS $ANTM
Ingat Prediksi Emas 2 Juta? Sekarang Dia Teriak "Perak"!
Masih ingat saat banyak orang skeptis ketika Daud Tony di tahun 2022/2023 bilang Emas akan tembus Rp2 juta/gram?
Saat itu harga emas masih di kisaran Rp900 ribuan. Banyak yang bilang itu halusinasi. Tapi lihat hari ini? Emas Antam sudah bermain di level psikologis Rp2,5jt++ per gram dan tren global terus menekan ke atas. Prediksinya tentang emas "menyentuh angka 2" (dalam konteks jangka panjang/global value) mulai terasa masuk akal, bahkan beliau sekarang sudah bicara target baru di Rp3 juta/gram.
Tapi yang menarik bukan lagi soal emas. "The Next Big Thing" menurut beliau adalah PERAK (Silver).
Dalam khotbah-khotbah terbarunya tentang ekonomi 2025-2026, Daud Tony memberikan insight yang cukup "ngeri" tapi menarik buat kita para investor:
Emas untuk "Liquid", Perak untuk "Cuan Lipat Ganda" Beliau menyarankan emas hanya untuk menjaga nilai (hedging). Tapi untuk capital gain yang masif (bahkan disebut "naik berlipat-lipat" atau ratusan persen), beliau menunjuk PERAK BATANGAN.
Alasannya Fundamental & Industrial Bukan klenik, alasannya logis: Di masa depan (era kendaraan listrik/EV dan teknologi hijau), kebutuhan perak industri akan meledak, sementara emas makin mahal dan sulit dijangkau. Perak disebut undervalued parah. "Dari Rp17.000 ke Rp30.000 atau Rp150.000 itu lebih enteng (persentasenya) daripada emas naik dari Rp2 juta ke Rp4 juta," kurang lebih begitu logikanya.
Timeline Waktu Beliau sering menyebut puncak inflasi/resesi di 2025/2026.
Validasi Video: Buat yang butuh sumber aslinya biar nggak dikira pom-pom kosong, bisa cek langsung di youtube.
Apakah teman-teman di Stockbit ada yang mulai diversifikasi ke Silver Bar? Atau tetap All-in di saham mining (ANTM, MDKA, PSAB) untuk nangkep wave komoditas ini?
Kalau prediksinya soal emas 2 juta sudah kejadian (atau on the way), apakah kalian berani bet melawan prediksinya soal perak?