imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$AIMS Kenaikan harga saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) hingga akhir tahun 2025 dipicu oleh sejumlah sentimen strategis yang mengubah profil risiko dan prospek perusahaan di mata investor.
Berikut adalah beberapa faktor utama yang menyebabkan harga saham AIMS naik secara signifikan di sepanjang tahun 2025:
1. Rencana Rights Issue dan Akuisisi Strategis
AIMS secara konsisten mengomunikasikan rencana aksi korporasi besar berupa Rights Issue (PMHMETD) dengan target perolehan dana sekitar Rp200 miliar. Dana ini direncanakan untuk mengakuisisi perusahaan di sektor industri daur ulang limbah (recycle) yang ramah lingkungan (Eco-Friendly).
Dampak: Investor merespons positif potensi pendapatan baru yang diproyeksikan mencapai Rp56 miliar per tahun dari lini bisnis baru ini, yang diharapkan dapat membalikkan kondisi keuangan perusahaan yang sebelumnya masih merugi.
2. Keluar dari Papan Pemantauan Khusus (FCA)
Salah satu katalis terkuat di akhir tahun adalah keputusan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mengeluarkan AIMS dari Papan Pemantauan Khusus (skema Full Call Auction/FCA) per 27 Oktober 2025.
Dampak: Kembalinya saham AIMS ke mekanisme perdagangan reguler meningkatkan likuiditas transaksi. Saham yang sebelumnya dibatasi pergerakannya karena kriteria ekuitas negatif menjadi lebih menarik bagi trader dan investor ritel untuk diperjualbelikan secara bebas.
3. Transformasi Menjadi Holding Investama
Perusahaan sedang melakukan transisi model bisnis dari sekadar perdagangan batubara menjadi perusahaan holding investasi. Perubahan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) ini menunjukkan arah manajemen untuk lebih selektif dalam menempatkan modal pada sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi (seperti komoditas hijau dan manajemen limbah).
4. Spekulasi dan Sentimen Pasar (UMA)
Perjalanan harga saham AIMS di tahun 2025 tidak terlepas dari volatilitas tinggi. Pada Agustus 2025, saham ini sempat terkena status Unusual Market Activity (UMA) karena lonjakan harga yang dianggap di luar kebiasaan.
Dampak: Status UMA sering kali justru menarik perhatian investor spekulatif yang mencari saham dengan momentum kenaikan kuat, meskipun Bursa tetap mengingatkan agar investor berhati-hati dalam mengkaji rencana aksi korporasi yang belum final.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy