$COPPER $TINS $ALUMINIUM
Bloomberg melaporkan bahwa harga tembaga mendekati level tertinggi sepanjang masa, naik hingga US$11.928/ton pada Jumat (19/12), mendekati level all–time high di US$11.952/ton, didorong oleh sentimen positif dari saham teknologi AS dan ketatnya pasokan di sejumlah pasar logam. Sepanjang tahun ini, harga tembaga telah melonjak lebih dari +30% akibat gangguan operasional tambang, lonjakan impor AS, serta prospek permintaan yang menguat seiring perkembangan kecerdasan buatan (AI). Logam lain seperti timah dan aluminium juga naik signifikan pada tahun ini. Harga timah naik hampir +50% dan mencatat harga tertingginya selama 3 tahun terakhir, sementara harga aluminium mencetak harga tertingginya selama 2 tahun terakhir seiring potensi berkurangnya pasokan akibat kemungkinan penutupan smelter di Mozambik serta pembatasan produksi di China. Sementara itu, harga nikel kembali naik setelah pemerintah Indonesia pada pekan lalu mengusulkan pemangkasan produksi bijih nikel pada 2026 untuk menahan kelebihan pasokan.
https://snips.stockbit.com/snips-terbaru/-bbni-bank-only-nov2025-kredit-terakselerasi-opex-melonjak?source=research
