imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

$ENVY Berikut adalah poin-poin penting mengenai apa yang terjadi dengan ENVY di bulan Desember 2025:
1. Status Saham: Masih di "Papan Pemantauan Khusus"
Sepanjang Desember 2025, saham ENVY tetap berada di Papan Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan harga stagnan di level Rp50 (harga terendah atau "gocap").
Notasi Khusus: Saham ini menyandang beberapa notasi, termasuk status suspensi yang telah berlangsung sangat lama (lebih dari 24 bulan), sehingga secara teknis saham ini berada dalam risiko delisting (penghapusan pencatatan) jika tidak segera ada perbaikan signifikan.
2. Perubahan Manajemen (Desember 2025)
Salah satu berita terbaru dari internal perusahaan terjadi pada 10 Desember 2025. ENVY secara resmi mengumumkan perubahan Sekretaris Perusahaan.
Shanaz Nadiya diangkat menjadi Sekretaris Perusahaan yang baru menggantikan Ni Wayan Sukawidiani Resi.
Langkah ini sering dilihat investor sebagai upaya perapihan administrasi dan komunikasi perusahaan kepada otoritas pasar modal (OJK dan BEI) guna memenuhi kewajiban pelaporan yang sempat tertunggak.
3. Perbaikan Kinerja Keuangan (Meskipun Masih Rugi)
Laporan keuangan yang dirilis mendekati akhir tahun (hingga Kuartal III 2025) menunjukkan tren perbaikan:
Rugi Bersih: Hingga September 2025, ENVY mencatat rugi bersih sebesar Rp3,2 miliar.
Perbandingan: Angka ini membaik secara signifikan dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai kerugian Rp8,1 miliar.
Defisiensi Modal: Meskipun rugi menyusut, perusahaan masih mengalami defisiensi ekuitas (ekuitas negatif) sebesar kurang lebih Rp53 miliar, yang menjadi alasan utama mengapa saham ini masih dipantau ketat oleh bursa.
4. Strategi Pemulihan Bisnis
Manajemen ENVY, di bawah pimpinan Dato' Sri Mohd Sopiyan, menyatakan bahwa mereka sedang fokus pada beberapa hal untuk menghidupkan kembali operasional:
Fokus Proyek: Mengincar proyek-proyek dengan margin tinggi namun biaya minimal.
Mencari Investor Baru: Perusahaan terus melakukan pendekatan dengan calon mitra strategis untuk menyuntikkan dana segar guna melanjutkan proyek teknologi yang tertunda.
Kesimpulan: Di bulan Desember 2025, ENVY lebih banyak melakukan langkah-langkah pembenahan internal (perubahan sekretaris perusahaan) dan berupaya memperbaiki laporan keuangan agar tidak terdepak dari bursa (delisting). Secara pasar, saham ini belum bergerak karena masih tertahan di level harga Rp50 dengan volume transaksi yang sangat rendah.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy