$SOUL Berikut adalah rincian peristiwa penting terkait saham SOUL di bulan Desember 2025:
1. RUPS Luar Biasa: Perombakan Direksi dan Komisaris
Peristiwa terpenting bulan ini adalah pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 11 Desember 2025 di Jakarta. Hasil rapat yang diumumkan secara resmi pada 15 Desember 2025 memutuskan:
Perubahan Direksi: Pemegang saham menyetujui pengangkatan Kasmin sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan posisi sebelumnya (Ardianto Wibowo). Hery Kusworo juga diangkat sebagai Direktur.
Penyegaran Manajemen: Perubahan ini merupakan kelanjutan dari masuknya PT Makna Prakarsa Utama (MPU) sebagai pemegang saham pengendali baru yang mengambil alih perusahaan sejak akhir 2024.
2. Fluktuasi Harga Saham yang Ekstrem
Saham SOUL menunjukkan pergerakan harga yang sangat liar sepanjang bulan Desember:
Awal Desember (Rally): Harga saham sempat melesat dari kisaran Rp89 (1 Des) hingga mencapai puncaknya di Rp106 (10 Des) sesaat sebelum RUPSLB.
Pertengahan Desember (Koreksi Tajam): Pasca RUPSLB, terjadi aksi ambil untung (profit taking). Harga saham anjlok signifikan hingga menyentuh level Rp78 pada 16 Desember.
Kondisi Terakhir: Per 19 Desember 2025, harga saham SOUL ditutup di level Rp80, menunjukkan penurunan sekitar 10% dalam satu hari perdagangan tersebut.
3. Riwayat Suspensi oleh BEI
Perlu diingat bahwa sebelumnya pada 9 September 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham SOUL karena lonjakan harga kumulatif yang dianggap tidak wajar (cooling down). Meskipun perdagangan sudah dibuka kembali, saham ini masih menunjukkan karakteristik volatilitas tinggi yang sering dipantau ketat oleh bursa.
4. Kinerja Keuangan (Q3 2025)
Secara fundamental, berdasarkan laporan yang tersedia hingga periode September 2025, SOUL masih berupaya memulihkan labanya. Perusahaan mencatatkan laba bersih per saham (EPS) yang masih berada di zona negatif (-Rp3,46), yang mencerminkan tantangan efisiensi meskipun ada dukungan dari pengendali baru.