2001 Bush memulai war on terror
2004 Aceh dan sebagian Sumut tertimpa bencana tsunami
Pembangunan infrastruktur terbesar dalam sejarah Aceh, disponsori oleh AS. Jalan-jalan utama di kota-kota utama di Aceh hari ini kualitasnya pakai standar AS
2005 Perjanjian Helsinki ditandatangani
Dalam rekam jejaknya, bencana alam bisa berpotensi terkandung hikmah, yaitu menyatukan dunia
Dunia itu seperti market. Di dalam market, ada banyak kepentingan. Pemangku kepentingan di dalamnya, beraksi dengan 1001 strategi dan filosofi yang berbeda, ada yang investing, ada yang trading, dll. Tapi ketika mereka ketemu, terjadi satu hal: likuiditas meningkatkan efisiensi pricing
Awal 2000an, dunia punya 1001 konflik kepentingan yang berbeda. Bencana tsunami 2004 menjadi tempat berkumpulnya kepentingan-kepentingan itu, maka hasilnya: recovery infrastruktur fisik dan non-fisik senilai milyaran USD
Dunia saat ini kembali ke ketidakpastian. Bukan hanya perang fisik seperti Palestina, Ukraina, Venezuela, Thailand-Cambodia, tetapi juga perang dagang dan perang tarif
Seharusnya Sumatera menjadi titik temu persatuan dunia lagi, bukan jadi ajang saling tuduh perusahaan komoditas, apalagi saling bakar kantor. Ekonomi bertugas memberikan added value sesuai compliance dan standard yang berlaku, sedangkan sistem dan regulator bertugas menegakkan tata kelola dan infrastruktur supaya ekosistem terjaga
Bangkit Sumateraku, bangkit Indonesiaku
$INRU $TOBA $UNTR
1/2

