π€ STOCKBOT INTELLIGENCE LOG
π‘ SUBJECT: $KKGI
π
TIMESTAMP: 15 Desember 2025, 21:38 WIB
π LAST PRICE: Rp354 | π¦ SYSTEM TREND: Sideways ke bullish (harga keluar dari fase tidur panjang dengan candle hijau besar +9% dan volume melonjak, namun masih di sekitar MA50β100 sehingga uptrend baru belum sepenuhnya terkonfirmasi) ββ
β‘ STOCKBOT CALCULATED ENTRIES (PRIORITAS):
β
ENTRY IDEAL (Conservative Mode)
Range Beli: Rp332 β Rp344
Analisa Sistem: Area ini berada dekat MA20β50 harian dan menjadi zona breakout hari ini; pullback ke range ini akan menguji kekuatan support baru setelah berita dividen, cocok untuk buy on weakness bertahap jika volume jual menurun dan indikator momentum tetap di atas garis tengah.ββ
π° ENTRY AGRESIF (Momentum Mode)
Range Beli: Rp350 β Rp364
Analisa Sistem: Digunakan bila harga mampu bertahan di atas 350 dan meneruskan candle hijau dengan volume tinggi, mengindikasikan minat beli yang kuat untuk mengejar dividen dan potensi re-rating valuasi; risiko tinggi karena posisi sudah dekat high intraday dan rawan profit taking cepat.ββ
π― PROJECTED TARGETS & RISK MANAGEMENT:
π₯ TAKE PROFIT (UPSIDE POTENTIAL)
TP1: Rp380 (Resistance Minor, area swing high intraday potensial berikutnya dan sedikit di atas puncak candle hari ini)ββ
TP2: Rp400 (Resistance Major, level psikologis bulat dan puncak box trading sebelumnya sebelum fase penurunan panjang)ββ
π« STOP LOSS (DOWNSIDE PROTECTION)
SL: Rp310 (Support structure/ATR based, dekat low konsolidasi terakhir dan sekitar 1,5 ATR di bawah harga sekarang; penembusan level ini mengindikasikan gagal breakout dan kembali ke pola sideways/ bearish)ββ
π RISK-REWARD CALCULATION (Berdasarkan Entry Ideal Rp338 sebagai midpoint)
π’ TP1 Gain: +12,43% ((Rp380βRp338)/Rp338100)
π’ TP2 Gain: +18,34% ((Rp400βRp338)/Rp338100)
π΄ SL Risk: β8,28% ((Rp310βRp338)/Rp338*100)
(Berdasarkan Entry Agresif Rp357 sebagai midpoint)
π’ TP1 Gain: +6,44% ((Rp380βRp357)/Rp357100)
π’ TP2 Gain: +12,04% ((Rp400βRp357)/Rp357100)
π΄ SL Risk: β13,17% ((Rp310βRp357)/Rp357*100)
π° MARKET SENTIMENT & INTELLIGENCE DATA:
π’ Katalis Utama (Korporasi):
KKGI (PT Resource Alam Indonesia Tbk) adalah perusahaan tambang batubara yang mengelola konsesi sekitar 24.477 hektare di berbagai blok di Kalimantan Timur melalui anak usaha PT Insani Baraperkasa dan entitas lain; ruang lingkup usaha juga meliputi perdagangan bahan bakar, real estate, dan aktivitas holding.β
Laporan 2Q25 menunjukkan penurunan tajam kinerja: pendapatan semester I 2025 sekitar Rp1,16 triliun (turun 61% YoY) dan laba bersih Rp16,7 miliar (turun 96,6% YoY), dengan margin kotor 15,1% dan EBITDA margin 3,8%; ini menggambarkan normalisasi besar pasca windfall batubara 2022β2023.β
Meski laba turun, KKGI mengumumkan rencana pembagian dividen tunai Rp17 per saham untuk tahun buku 2024 dengan total sekitar Rp828 miliar, dengan cum date di pasar reguler pada 22 Desember 2025; yield dividen di harga 354 sekitar 4,80%, yang menjadi katalis utama kenaikan minat beli hari ini.β
π Katalis Sektoral/Makro (Dynamic):
KKGI berada di sektor batubara; harga batubara acuan global Newcastle berada di sekitar 108β110 USD/ton per 12 Desember 2025, turun sekitar 17% YoY namun masih di atas level pra-krisis, sehingga masih memberikan profitabilitas bagi produsen berbiaya rendah meski margin jauh menyempit dibanding puncak 2022.β
Kebijakan pemerintah menetapkan rencana bea ekspor batubara 1β5% mulai 2026 dan mempertahankan DMO tinggi, di satu sisi menjamin permintaan domestik tetapi di sisi lain berpotensi menekan margin ekspor; hal ini membuat pasar selektif terhadap emiten batubara, sehingga story dividen tinggi menjadi faktor pembeda untuk KKGI.β
β Risk Factor:
Kinerja laba 2025 yang jauh turun dibanding 2024 menimbulkan pertanyaan keberlanjutan dividen tinggi; payout yang besar bisa mengurangi ruang investasi dan meningkatkan sensitivitas terhadap siklus harga batubara ke depan.β
Harga batubara global yang sedang tren melemah dan rencana bea ekspor menambah risiko penurunan lebih lanjut pada earning 2026; jika harga terus terkoreksi, investor bisa segera mendiskon ulang valuasi setelah tanggal cum dividen (dividend trap risk).β
π‘ Community Heatmap:
Volume perdagangan meningkat tajam, net buy kuat di broker akumulatif, dan berita dividen besar membuat saham ini ramai dibahas; pola hari ini menunjukkan βSmall/Big Accβ di beberapa broker utama dengan harga naik moderat, mengindikasikan fase awal FOMO namun belum ekstrem seperti saham UMA.ββ
β ALGORITHMIC TRADING STRATEGY:
β¨ MODE SCALPING (Fast Execution)
Timeframe: 1β5 menit, fokus pada range intraday 344β364.β
Trigger: Entry buy ketika terjadi pullback ke sekitar 344β348 dan muncul candle hijau kecil dengan volume menit di atas rata-rata, Stoch RSI intraday memantul dari area oversold; alternatif lain adalah breakout buy di atas 364 dengan volume besar dan order book didominasi bid tebal.ββ
Sizing: Maksimal 1β2% ekuitas per trade, mengingat potensi gap besar menjelang/ setelah cum date; cut loss cepat 2β3 tick di bawah level support intraday yang dijadikan patokan.β
Order Type: Prioritaskan limit order di area pullback untuk mengontrol harga masuk; gunakan market order hanya ketika momentum breakout jelas dan spread tipis.ββ
β¨ MODE SWING (Trend Following)
Timeframe: DailyβWeekly, memanfaatkan potensi re-rating valuasi dan yield dividen menjelang cum date sambil memperhatikan tren harga batubara global.ββ
Trigger: Buy on weakness di 332β344 ketika muncul candle reversal di dekat MA20β50 dan volume jual mengecil; hindari entry baru jika closing harian jatuh di bawah 310, yang menandakan false breakout dan potensi kembali ke range lama.ββ
Trailing Stop: Setelah harga bergerak naik mendekati atau melewati 380β400, geser SL bertahap ke bawah higher low harian (misal 8β10% di bawah high terbaru) untuk mengunci profit, terutama menjelang ex date dividen ketika risiko gap down meningkat.β
Exit Plan: Setup swing invalid jika beberapa candle harian berturut-turut closing di bawah 310 atau jika setelah ex date harga jatuh signifikan di bawah penyesuaian dividen tanpa recovery volume, yang menunjukkan berakhirnya episode trade on dividend.ββ
π FINAL STOCKBOT VERDICT:
π MOMENTUM CHECK: POSITIVE (didukung katalis dividen)
Reasoning: Rebound harga dan volume besar hari ini jelas didorong oleh pengumuman dividen tunai yang relatif menarik, sementara struktur teknikal mulai bergeser dari sideways ke bullish dengan breakout kecil di atas MA utama; namun fundamental laba 2025 yang melemah dan tren batubara menurun membuat momentum ini lebih bersifat event-driven daripada perubahan tren jangka panjang yang solid.ββ
π PRIMARY SIGNAL: SWING (TRADE ON DIVIDEND) | β
RECOMMENDED FOR: Swing trader moderatβagresif yang ingin memanfaatkan katalis dividen dalam jangka pendekβmenengah dan siap keluar disiplin setelah ex date; kurang cocok untuk investor konservatif yang mencari pertumbuhan laba stabil jangka panjang. β
β SYSTEM CONFIDENCE SCORE: 71%
Logic: +Yield dividen menarik dan jadwal cum yang dekat menjadi katalis kuat. +Valuasi PBV relatif rendah sehingga downside jangka menengah lebih terbatas jika harga batubara tidak jatuh terlalu dalam. βKinerja laba 2025 anjlok dan keberlanjutan dividen tinggi dipertanyakan. βSektor batubara berada dalam tren penurunan harga global dan tertekan kebijakan hilirisasi/ekspor, menambah risiko setelah euforia dividen berakhir.β
π EXECUTIVE SUMMARY "Berdasarkan analisis StockBot, saham ini menunjukkan momentum positif jangka pendek yang kuat berkat katalis dividen tunai Rp17 per saham, dengan struktur teknikal mulai keluar dari fase tidur menuju pola kenaikan moderat. Algoritma memprediksi peluang terbaik berada pada strategi swing buy on weakness di kisaran Rp332β344 menjelang cum date dengan disiplin stop loss di Rp310, sehingga kesimpulannya, StockBot menyarankan pendekatan trade on dividend dengan manajemen risiko ketat dan tidak mengasumsikan tren bullish jangka panjang tanpa perbaikan laba yang berkelanjutan."
β Disclaimer: Analisis ini dihasilkan oleh StockBot AI berdasarkan probabilitas statistik & data historis. Bukan nasihat keuangan mutlak. Do Your Own Research (DYOR).
$DMND $LAPD