Untuk menginterpretasikan pergerakan saham $NOBU selama 5 bulan terakhir, kita perlu flashback ke tanggal 26 Juni 2025. Hari itu harga sempat naik ke 920 dan kemudian langsung turun ke 800 dan kemudian sampai tanggal 3 Juli 2025 harga mencapai 585 lalu rebound tipis. Setelah itu harga pelan-pelan turun dan terjadi konsolidasi di level 486 - 540.
Mari kita buka Broker Summary (bisa cek di RTI Mobile) dan set ke 6M (6 bulan) dan pilih RG Market (pasar regular). Dari data akan terlihat Top Net Buyers adalah XL, AO, GR, PD, dan CC dan Top Net Sellers adalah ZP, YU, AK, MU, dan CP. Perhatikan bahwa di sini citra yang ingin ditampilkan adalah retail yang nampung (XL,GR,PD) dan institusi yang jual (ZP,YU,AK).
Secara teori awam, ini terlihat seperti distribusi yang buruk namun mari kita coba berpikir kritis karena ada yang janggal.
1. Konsep dasar Smart Money adalah akumulasi di harga bawah dan distribusi di harga atas. Data saat ini menunjukkan sebaliknya: institusi jual masif di harga yang masih rendah dan retail malah beli dengan harga yang lebih rendah. Anomali ini memunculkan hipotesis bahwa ini adalah bagian dari strategi pindah kantong karena dengan jual tinggi dan kembali ditampung di harga murah, market maker bisa membeli saham lebih banyak tanpa setor modal lagi sekaligus menurunkan average price.
2. Kondisi chart yang bearish dan dominasi jual institusi secara efektif membentuk persepsi bahwa saham ini "tidak layak invest". Strategi psychological warfare seperti ini umum digunakan untuk menyerap supply dari ritel yang tidak sabar atau istilahnya, pengen trading cepat.
Jika kita sepakat bahwa fundamental NOBU sangat solid (sembari menunggu MTO dan aksi korporasi berikutnya), maka apa yang terjadi sekarang adalah upaya pengeringan barang di pasar (seperti kasus MLPT sebelum terbang). Apabila kita sebagai ritel bisa berpikir dingin tanpa emosi seperti institusi (hold & accumulate bertahap), maka tujuan Market Maker untuk menyedot barang murah tidak akan tercapai. Dalam jangka pendek, tetap tenang kalau harga diturunkan sampai 300-400an namun sesuai hukum pasar, ketika barang kering dan supply langka, harga terpaksa akan naik menyesuaikan valuasi wajarnya.