$MLPL adalah holding Lippo yang penuh dengan bisnis besar dan coba hitung market cap mereka saat ini, hanya di bawah 3T. Salah satu bisnis mereka adalah MLPT dan coba intip berapa nilai pasarnya. Per hari ini total adalah 135T dan apabila kita terapkan diskon dan menganggap hanya 10% dari nilai tersebut, 13T itu ekivalen dengan 4x harga saham MLPL. Selain itu, coba cek $NOBU dan saat ini Prima Cakrawala Sentosa (PCS) menggenggam 20%. PCS adalah 100% milik MLPL dan silahkan hitung apabila satu hari nanti NOBU berhasil terbang ke angka 5.000 setelah naik level ke KBMI 2 dan diikuti oleh profit eksponensial, berapa potensi nilai yang bisa diperoleh MLPL. Belum lagi investasi di LPPF, MPPA, dan sederetan bisnis lainnya melalui kendaraan investasi mereka, Venturra Capital.
Banyak yang menghindari investasi di grup Lippo karena terpengaruh dengan banyaknya berita negatif yang beredar mengenai kredibilitas grup padahal kalau kita cerna dengan akal sehat, harus diakui kepiawaian berbisnis grup ini yang membuat mereka bertahan dan bertumbuh selama puluhan tahun melewati berbagai macam siklus ekonomi dan adaptif terhadap perkembangan jaman. Kalau kita menggunakan teori dasar investasi bahwa perusahaan dengan harga murah dan prospek baik, apapun saham dan grupnya ya tentu layak beli. Makanya kenapa seorang value investor legendaris seperti LKH juga membeli LPCK di tahun 2011 dan berhasil profit besar.
Jadi tidak perlu kaget apabila di masa depan MLPL dan NOBU akan bernilai bukan ratusan tapi ribuan. Angka fantastis ini terdengar seperti mimpi di siang bolong hari ini tapi untuk saham-saham konglomerat, multi-bagger bukan hal yang baru. Banyak yang tidak sadar kalau kita flashback 10 tahun silam, $BRPT hanya bernilai di bawah 100 perak atau lebih ekstrim lagi, beberapa bulan lalu ENRG cuma berharga 200 perak. Tantangan investor adalah waktu sehingga kalau kita berhasil menyiapkan unlimited time horizon, maka apresiasi harga pasti akan terjadi.