Bagger di saham
Bagger di portofolio

Humi : hidden gems valuation

Saya memilih saham bukan hanya trend, teknikal analisis maupun narasi. Tapi bagaimana perusahaan itu mengcreate revenue di masa mendatang. Saya membeli saham ini pada saat rencana arab saudi akan menambah produksi minyak mereka dan menyebabkan harga minyak turun waktu itu. Dan emiten2 Oli & Gas kompak turun. Tapi saya berfikir lain. Karena indonesia ini negara nett importir minyak. Jadi saat itu berdasarkam analisis singkat saya. "Pertamina mungkin akan mengimport lebih banyak minyak mumpung harga minyak murah, pasti pertamina butuh support industri Midstream yaitu crude oil tangker dan LNG carrier fleet." Ada beberapa emiten juga di industri ini seperti $SMDR dan $ELSA tapi saya memilih $HUMI kepana? Karena humi sudah mempunyai kontrak jangka panjang dengan pertamina hingga 2030 dan secara valuasi P/E & PBV sangat murah dibanding 2 emiten diatas. Hal ini menjadi conviction saya setelah mempelajari mulai dari lapkeu, profile company dan rencana kerja perusahaan kedepan. Dan meyakinkan saya untuk menaruh hampir 35% dari seluruh total equity di porto saya. Saya beli ini mulai harga Rp59 sampai harga Rp50 dan saya tidak ragu walaupun di awal floating loss. Setiap bulan dari active income saya saya sediakan untuk beli saham ini. Ketika harga 63 saya sudah berhenti beli. tanggal 4 kemarin saya sudah partial cash out di harga Rp 226 karena ini udah menembus target price saya di harga Rp 200. Kenapa 200 karena exercise warratnya di harga 200 jadi yg harga segitu udah cukup fair.

So fundamental tidak akan pernah bohong biarkan waktu dan kesabaran yg akan menjawabnya.

Read more...

1/6

testestestestestes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy