imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

🫡 ANZ Dikabarkan Jual PNBN ke Pengendali, Mizuho Disebut Siap Akuisisi

Kontan melaporkan bahwa ANZ Group Holdings Ltd. telah menyepakati divestasi seluruh kepemilikannya atas 38,82% saham Bank Pan Indonesia ($PNBN) kepada ultimate beneficial owner PNBN, Mu’min Ali Gunawan, dengan valuasi 0,72x P/BV. Jika transaksi ini terealisasi, Mu'min akan memiliki 84,86% saham PNBN, baik secara langsung maupun tidak langsung. Narasumber Kontan juga mengatakan bahwa Mizuho Financial Group akan masuk ke dalam PNBN sebagai investor strategis atau membeli seluruh saham PNBN milik Mu'min — termasuk porsi yang dibeli dari ANZ Group — pada valuasi 1,2x P/BV.

Menanggapi isu ini, Direktur Utama PNBN, Herwidayatmo, mengatakan kepada Kontan bahwa dirinya belum mendengar informasi tersebut.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pada Mei 2025 bahwa PNBN tengah mencari suntikan modal baru dan tengah menjajaki kehadiran investor strategis.

Rencana divestasi saham PNBN oleh ANZ Group sendiri telah bergulir sejak 2013, tetapi proses negosiasinya terhambat karena permasalahan valuasi. Sebelumnya, pada Juli 2025, Reuters melaporkan bahwa proses divestasi PNBN oleh keluarga Gunawan dan ANZ kepada calon pembeli — yakni, CIMB Group dan DBS Group — terhenti karena tidak dapat memenuhi ekspektasi valuasi dari penjual di harga lebih dari 2x P/BV. Pada 2023, saham PNBN milik ANZ juga sempat diminati oleh Mitsubishi UFJ Financial Group dan Sumitomo Mitsui Financial Group, tetapi tidak menghasilkan kesepakatan.

Selama 9M25, PNBN mencatat penurunan laba bersih sebesar -3% YoY. Kinerja tersebut tertekan oleh: 1) pelemahan Net Interest Income (-2% YoY) seiring penurunan kredit -5% YoY; dan 2) lonjakan beban provisi +35% YoY, yang menorong Cost of Credit naik ke 1,1% (vs. 9M24: 0,8%).

🔑 Key Takeaway

Per Kamis (27/11), valuasi P/BV PNBN berada di level 0,55x, lebih rendah dibandingkan beberapa mid–banks lain seperti $BNGA (0,8x) dan $NISP (0,74x), meski tidak serendah BDMN (0,46x). Sementara itu, rumor valuasi divestasi ANZ Group dan akuisisi Mizuho Financial — berdasarkan pemberitaan Kontan — mengimplikasikan valuasi premium, masing–masing lebih tinggi +30% dan +117% dibandingkan valuasi PNBN saat ini berdasarkan nilai buku per September 2025. ANZ Group sendiri saat ini sedang menjalani restrukturisasi, di mana perusahaan telah melakukan impairment atas kepemilikannya di PNBN sebesar 285 juta dolar Australia setelah melakukan review terhadap nilai investasinya. Pada perdagangan hari Kamis (27/11), harga saham PNBN melonjak +8,3% ke level 1.245 rupiah per lembar.

Stockbit Snips 27 November 2025:
https://cutt.ly/styqvAkf

Read more...
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy