KALAU kamu PEMULA

“Journey to Become a Successful Trader"

https://stockbit.com/post/23875590 << Pelajaran 1-22 bisa klik disini. atau ada di pin post.

===

Pelajaran ke-23: Musuh yang Tak Terlihat — Euforia Profit Lebih Berbahaya daripada Loss

Morning, WiseTrader.

Kita telah belajar bahwa loss adalah guru yang kejam. Namun, ada musuh yang lebih halus, lebih merayu, dan seringkali lebih mematikan: EUFORIA PROFIT.

Jika loss menghantam ego Anda dengan palu godam, maka euforia meracuni pikiran Anda dengan anggur yang manis. Banyak trader selamat dari badai kerugian, tetapi tenggelam di lautan tenang karena kesombongan.

Mengapa Euforia Sangat Berbahaya?

Karena ia bekerja secara diam-diam dan terasa menyenangkan. Euforia menciptakan ilusi bahwa Anda "telah sampai", bahwa Anda adalah "dewa trading". Ini memicu serangkaian kesalahan fatal:

1. Pengabaian terhadap Manajemen Risiko

· "Ah, saya lagi gacor nih, RR 1:2 terlalu kecil. Saya bisa kejar 1:5!"
· Anda mulai melebarkan stop loss atau tidak memakai stop loss sama sekali karena yakin analisis Anda tidak mungkin salah.

2. Overtrading dan Pengambilan Risiko yang Bodoh

· "Modal saya tambah gede nih, main 10 lot jadi 30 lot aja!"

· Anda meningkatkan size lot secara drastis tanpa penyesuaian risk management. Satu loss besar bisa menghapus seluruh profit yang susah payah dikumpulkan.

3. Penyimpangan dari Trading Plan

· "Setup saya belum terbentuk, tapi feeling saya kuat ini bakal naik."
· Anda mulai mengandalkan "feeling" dan "indra keenam" daripada aturan sistem yang telah terbukti. Anda kembali menjadi gambler.

4. Mental "Super Trader" yang Rentan Patah

· Euforia membangun ekspektasi yang tidak realistis. Ketika Anda kemudian mengalami loss yang wajar (karena probabilitas biasa), mental Anda langsung jatuh dari langit ke bumi. Frustrasi dan revenge trading seringkali menyusul.

Tanda-Tanda Anda Terjangkit Virus Euforia:

· Anda mulai membayangkan gaya hidup mewah dari profit trading.
· Merasa lebih pintar dari trader lain atau bahkan dari pasar itu sendiri.
· Menganggap trading adalah "cuan mudah" dan mulai memandang rendah proses belajar.

Antidot (Penangkal) untuk Euforia:

1. Ingatlah Hukum Rata-Rata (The Law of Averages)
Trading adalah permainan probabilitas.
Serangkaian profit beruntun adalah bagian dari siklus normal, sama seperti serangkaian loss. Suatu saat, streak ini akan berakhir. Bersiaplah secara mental dan tetap jalankan sistem.

2. Lakukan Withdrawal Rutin
"Bank"-kan sebagian profit Anda.Memindahkan sejumlah uang dari akun trading ke rekening tabungan adalah aksi fisik yang powerful. Ini mengingatkan Anda bahwa profit itu nyata, sekaligus melindungi modal inti Anda dari diri sendiri yang sedang euforia.

Jika anda tidak bisa melakukan yang no.2, ketika sudah rutin profit.. pikirkan lagi..😅

3. Setel Ulang Pikiran Setiap Hari
Anggap setiap hari trading adalah hari pertama Anda. Lupakan profit kemarin. Fokus pada proses hari ini: Apakah saya disiplin pada rencana? Apakah risk management saya terjaga?

4. Rayakan Ketaatan, Bukan Hasil.
Rayakan ketika Anda disiplin cut loss sesuai rencana,meski hasilnya loss. Rayakan ketika Anda sabar menunggu setup sempurna meski ada peluang "tembak liar". Inilah kemenangan sejati seorang trader.

- Marcus Aurelius -
"The object of life is not to be on the side of the majority, but to escape finding oneself in the ranks of the insane."

Tujuan hidup bukanlah berada di sisi mayoritas, tetapi menghindari diri sendiri dari barisan orang-orang yang gila.

Di pasar, euforia adalah bentuk "kegilaan" kolektif yang halus. Kelompok yang sedang euforia adalah mayoritas yang akan dikorbankan pada saat reversal terjadi.

Hari ini, lakukan introspeksi. Apakah profit akhir-akhir ini membuat Anda merasa lebih hebat? Apakah Anda mulai melonggarkan aturan? Kendalikan euforia itu sebelum ia mengendalikan Anda. Kesombongan adalah pendahulu dari kehancuran ; kerendahan hati adalah sahabat dari konsistensi.

Like dan Follow untuk Pelajaran ke-24 besok: "Belajar Sabar Menunggu Momentum."

$BABY $CBRE $COCO

Read more...
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy