NPM = ( Laba Bersih ÷ Pendapatan) x 100%
Dalam sebuah bisnis skala( size ), bukan satu - satunya tolak ukur, apakah perusahaan bagus atau tidak, karena tidak adil rasanya membandingkan Anak usia 10 tahun dengan Orang Dewasa 40 tahun, kuat mana untuk mengangkat batu 10kg
Dalam sebuah bisnis ada rasio yang bisa dipakai secara fair , yaitu NPM Net Profit Margin, Mengukur berapa hasil uang yang tersisa dari penjualan setelah di kurangi beban biaya produksi, pemasaran, administrasi,dan keuangan. Semakin tinggi nilai NPM nya semakin bagus
• Pak Tono usaha Roti Per produknya dijual 10.000 dan keuntungan bersihnya 2.000 setelah dikurangi biaya produksi dan beban lainnya
NPM ( 2.000÷10.000 ) x 100% = 20% inilah NPM nya usaha roti pak Tono,
Sehari pak Tono mampu menjual 200.000 pcs roti, Artinya skala Usaha nya cukup gede,
perhari keuntungan bersih nya ( 200.000 pcs x 2.000 ) sehari pak Tono dapat 400.000.000
• Sedangkan Budi tidak memproduksi nya langsung, Budi hanya Membuat Brosur, Lalu memberi merk baru ke roti yang dia beli dari pak Tono dengan merk Cap Budi, Dia beli harga 10.000 dengan menambahkan merk, Budi mampu menjual di harga 70.000,biaya pembuatan brosur dan packaging nya Budi hanya habis 10.000
jadi modal awal Budi 10.000 untuk re packing + 10.000 untuk beli roti di toko pak Tono = 20.000
Dengan penjualan di harga 70.000 keuntungan bersih Budi 50.000
jadi NPM nya ( 50.000 ÷ 70.000 ) x 100% = 71%
namun Budi hanya dapat menjual sehari 3 roti
jadi dia perhari dapat keuntungan bersih 150.000
Jika dibandingkan dengan usaha pak Tono secara pendapatan bersih Budi kalah jauh, tapi dari efisiensi nya dan Net margin nya Budi menang, Bisa saja kelak si Budi menjadi saingan pak Tono
random tag
$CMRY$TAPG$DADA