imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Danantara mau buat Aset Manajer Nasional, Positif atau Negatif? $BMRI $BBNI $BBRI

Negatif jika casenya seperti ini, tapi seharusnya tidak akan terjadi kenapa ?

Case 1 Transfer aset penuh (spin-off total) Merugikan bank

Jika Danantara mengambil alih seluruh anak perusahaan asset management, maka:

BBRI/BMRI/BBNI kehilangan laba dari unit Asset Management-nya yang berakibat Fee-based income turun serta Kontribusi anak usaha hilang dari laporan laba bank induk.

Case 2 Holding sinergi (yang paling mungkin)

Yang sangat mungkin terjadi adalah model holding seperti Temasek atau PIF, yaitu:

Konsep Dampaknya

Bank tetap memiliki saham di entitas gabungan Laba tetap dirasakan oleh masing-masing bank
Asset manager digabung lebih besar & lebih kuat Valuasi naik kontribusi ke bank naik
Danantara sebagai industrial holding Tidak mematikan bank BRI/Mandiri/BNI
Sinergi fee-based revenue Pendapatan bank justru naik dari wealth management
Scale advantage = AUM besar Margin lebih efisien laba lebih besar


📌 Mirip struktur: Temasek (Holding) menaungi DBS Bank, Fullerton Fund, Singlife, dll
PIF (Saudi) menaungi 60+ perusahaan, tapi laba tetap balik ke mereka karena masih memiliki saham.

Jadi kesimpulannya, BBRI/BMRI/BBNI tetap punya saham di entitas baru Danantara-AM

Tidak kehilangan laba, malah dapat dua bonus: Dividen dari Danantara Asset Management Saham Danantara naik, valuasi induk (bank) ikut naik

Fee wealth management meningkat karena gabungan AUM jadi lebih besar jadi lebih kompetitif.

️ Danantara tidak mengambil alih kepemilikan aset atau unit bisnis dari BBRI, BMRI, BBNI.
️ Yang dilakukan Danantara adalah mengambil kendali strategis (strategic control) agar unit-unit itu dikelola secara terpusat, efisien, dan bersinergi nasional.
️ Jadi bank-bank BUMN tetap pemilik saham (ownership tetap), hanya saja arah bisnisnya diharmonisasi oleh Danantara.

Read more...
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy