imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Tentang Penjual Helm dan Trader Saham.

Ceritanya beberapa hari lalu, teman kerjaku membeli helm baru. Aku cukup memperhatikannya karena helmnya selalu dia taruh di bawah meja sebelahku, dan kali ini warna helm barunya juga cukup mencolok.

Awalnya reaksiku biasa aja karena modelnya itu seperti helm topi yang ga ada kacanya. Helm model begitu cukup menyebalkan buatku karena kalo hujan pasti wajah kena air.

Tapi tetep aja iseng dalam hati membuatku bertanya:
Helm baru ya mbak? Berapaan?
Yoi, murah kok. Kemarin dapat promo 230k
Oh mayan murah ya, tapi sayang ga isi kaca 😗
Loh. Ini isi kok kaca. Coba kamu tarik ini

Eh buset, ternyata tuas yang mirip topi itu bisa ngeluarin kacanya dari dalam helm. Mana kacanya full face lagi. Wah keren sih ini dalam hatiku berpikir. Kacanya itu juga jadi terlindungi dari baret karena ada di balik kulit helmnya. Ini emang model baru atau aku aja yang baru melek liat perkembangan jaman ya? 🤣

Jadi ceritanya hari ini baru habis gajian khan ya. Aku mau nih beli helm yang seperti model temanku itu, karena helm lamaku juga udah buluk. Kacanya juga udah baret dan buram sehingga kalo ditutup aku ga bisa melihat jalan dengan jelas. Apalagi kalo hujan, benar benar menyebalkan.

Aku carilah di toko helm tempat dia membelinya. Tapi ternyata harga helmnya sekarang sudah 265k. Jadi ternyata temanku beli beberapa hari waktu masih promo. Tapi yaudalah bodo amat, aku tetap beli karena aku suka modelnya. Beda 35k doang khan ya..

Sepanjang jalan akhirnya aku bisa berkendara dengan kaca helm tertutup. Ah sungguh lega dan nikmat rasanya~.
Dalam kenyaman seperti ini biasanya aku selalu masuk ke mode autopilot. Tangan tetap mengendara, pikiran melayang entah kemana.

Kali ini aku melamun berapa sih margin keuntungan penjual helm ini. Jika temanku dapat di harga 230k, maka margin profit helm yang kubeli seharga 265k ini sudah diatas 15% dong?

Waah ini lebih tinggi dari kenaikan saham $BBCA 🤣.
Iya jika modalnya cuma 230k. Kalo modalnya dibawah itu, margin profitnya bisa lebih dari 20% njir..

Lalu apakah lebih baik jualan helm aja daripada trading saham ya? Saham fundamental bagus aja mentok naiknya cuma 5 - 10% dalam beberapa bulan. Iya kalo naik, coba kalo turun? Liat tuh $BBRI 🥲

Tapi ternyata sebenarnya ga sesederhana itu. Jual helm ga semudah tinggal klik jual di harga orderbook menggunakan jempol. Ada beberapa cost yang perlu diperhitungkan seperti gaji karyawan, sewa tempat, biaya iklan sosmed. Dan itu semua harus ditutup dengan margin sebesar 15% tadi. Belum lagi cashflow barangnya. Berapa hari dari modal beli sampe habis terjual. Misalnya anggap aja barangnya paling lama stok 3 bulan, artinya 1 item dengan net margin 15% itu butuh waktu 3 bulan.

Bagaimana dengan saham? Jika dalam sebulan, ada kenaikan 5%. Maka itu sudah setara dengan kamu jualan satu helm tadi. Yang penting take profit kalo margin dari capital gain sudah tercapai.

Bagaimana caranya tahu saham ini bakal naik 15% dalam sebulan? Gampang, cukup tarik aja percentage ke bawah dari harga tertinggi selama 3 bulan terakhir. Maka kamu udah dapat harga terendahnya. Apalagi kalo perusahaan itu punya rencana bagi dividen dalam beberapa bulan ke depan. Sudah dipastikan harganya naik dengan catatan kinerja keungan perusahaannya tidak menurun ya 😉.

Itu semua mudah dilakukan dengan satu genggaman saja. Tak perlu sewa toko, tak perlu gaji karyawan. Tapi bukan berarti wirausaha berdagang itu ga bagus ya. Tanpa ada perusahaan yang berdagang, saham perusahaan juga ga bakal ada. Ini hanya konsep berpikir mana yang paling praktis dan yang paling menguntungkan.

Well dah capek cerita, btw helmku keren juga ya. 🤩

Ah tapi sekarang muncul lagi masalah baru. Ga bisa sembarang tinggal naruh helm di spion doang kalo selesai make. 😕

Sial, tapi yaudah. Profitku di saham juga udah jauh lebih dari cukup buat beli helm model begini lagi kalo ilang 😌

Read more...

1/2

testes
2013-2026 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy