imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

SURVIVAL FIRST (protect your capital) vs GROWTH (mimpi / realisasi proyek bagger)

Bukan soal Rusuh (nggak rusuh) vs Saham (atau deposito atau emas atau whatever )

Dalam konteks kita (para pencari cuan) di pasar saham,

Ini mengenai KATALIS Bullish vs Bearish

1 MOMENTUM TREND MARK-UP IHSG ? Sudah...
puncaknya memang bukan satu hari menjelang 17Agustus saat IHSG colek-colek angka 8000 (ABS = asal bapak senang), melainkan berupa momentum rentang waktu paruh ke-2 bulan Agustus . Bukan titik puncak, melainkan berupa dataran tinggi IHSG 79XX up to 80XX .

Momentum mark-up saham-per-saham ?
Bisa dibilang sudah di-ujung senja.
Kalau Anda sudah cukup lama di market, maka Anda mestinya sudah bisa ‘merasakan’ bilamana saat momentum mark-up (bullish) market, maka semua saham relatif bangun/ dibangunkan, dimulai dari lapis pertama (bluechips dan konglo stocks), lapis ke-2 dan bila saham 3rd 4th liner seperti CPRO BSBK BTEK gitu2lah ‘tahu2’ ada story-nya juga.

2 Bagaimana dengan TEKNIKAL ?
Prinsip sederhana :
Bila indeks atau harga saham sudah relatif di atas/ pucuk, lalu open gap-down dan candle merah … ya artinya sudah nggak ada tenaga (money-inflow) , uptrend-nya selesai… entah sementara , pullback ; atau patah tren , berubah menjadi down-trend.

Apalagi saham yang sudah banyak ritelnya, baik ritel kakap maupun teri seperti di $BREN $WIFI .
Pun di saham “fundamental” bluechips seperti $BBCA yang meskipun harga-nya ‘relatif’ sedang di bawah , namun kalau momentum nya ‘fear’ yah tetap juga turun

3 VOLUME kejadian ?
Perlu dipahami, 80%-90% volume kejadian itu dibuat oleh MM, index fund, sebagai liquidity provider .

4 NUANSA MARKET :

BLACK-SWAN
Insiden jatuhnya korban meninggal driver ojol saat demo kemarin malam (28Aug) adalah blackswan.
Hingga kamis siang 28Aug kita semua tahu bakal ada demo, tapi nggak ada yang menduga bisa timbul korban jiwa.

PRO-KONTRA Buy vs Sell SAAT MARKET KOREKSI 29 Aug
Saya perhatikan masih bnyak yang pro dan kontra apakah market koreksi tajam hari ini = kesempatan serok murah banget , atau kesempatan/ konfirmasi exit .

Pendapat saya sih (dan personal risk money management diri sendiri), justru karena masih ada-nya pro/ kontra maka justru peluang (konfirmasi) exit lebih masuk-akal.

Beda cerita saat 8-9 April saat tarif Trump diberlakukan, IHSG lagi sedang dibawah dan open gap down pula , saat itu semua seperti sepakan marketnya turun dan bakalan turun kembali. Lagipula tarif trump tersebut bukan suatu blackswan, sebab mr trump sudah kasih time table nya koq sebelum tanggal tersebut. Juga kebetulan BEI kita lagi liburan. Jadi saat BEI kita buka, penurunan itu = mem-priced in penurunan global market.

IHSG = INDEX HARGA SESUAIKAN GERAKAN
Bukan indeks harga saham ‘gadungan’.

Gadungan = palsu.
Jadi, apakah harga saham BREN 9000 itu palsu? Asli-nya di berapa? 1000? atau 10K ?
Juga saham PANI ADRO BBCA bahkan DATA MINA… berapa pun harga nya, itu faktanya, asli-nya.

Harga saham itu bukan mengenai valuasi.
Harga saham adalah mengenai potensi KEPENTINGAN para pemiliknya. TREND.

IHSG secara charts turunnya dibikin cakep candle-nya bisa tutup gap di 7800 dan close di 7830.
Perhatikan, komposisi yang membuat IHSG masih bisa bertahan di level > 7800 adalah saham DSSA yang sejak pre opening sudah di-desain ijo dan close tetap ijo ATH ! Dan bantuan sodara kecil dssa yaitu SMMA yang cukup dicolek aja bisa jadi ijo ha ha...

Yup, kepentingan MM universe, karena baru banjir liquidity index fund di saham tersebut dan barang di market ritel sedikit bangeeet… mostly retail yang sempat ikut drama MSCI udah pada TP di level2 > 90K .

----

MAKSUD POSTING INI
1 Mengajak para pembaca untuk berpikir kritis, independen dan objective :
Lebih mengedepankan risk-money management personal mengarungi volatilitas BEI di fase end-of bullish market.

Gbr 2, 3, 4 dst bnyak mentor atau senior atau trader/ investor2 hebat meng-influence ritel untuk conviction.

Yes… proyek konglo akan tetap lanjut, TAPI ada peluang besar “tiarap dulu” , itu yang tidak diungkapkan.
Yes… proyek EBT atau RI atau apalah2 masing2 emiten tetap lanjut, TAPI ada peluang besar MM nya meng-kalibrasi ulang target terkait moneyflow (dukungan likuiditas) market.

Gbr 5 rasionalitas setidaknya menyatakan bahwa ekonomi kini tidak sama dengan saat krisis 98.

Yes… saya juga yakin jauh beda DEMO krisis 98 vs DEMO kini, TAPI, RASIONALITAS PASAR SAHAM itu react first, investigate later wkwkwk...

Survival first, growth later

2 DYOM bukan sekedar DYOR
Do YOUR OWN MONEY Management .
Jangan sekedar DYOR apa kata riset dan conviction para mentor senior.

Terlebih untuk trader yang dananya 2M ke bawah, dan di satu konter saham hanya puluhan/ ratusan juta. Anda bisa lebih LINCAH buat memanfaatkan momentum ini : mudah TP atau exit terus buyback lagi… kalau mau (endowment effect dengan saham kesayangannya) .

Justru market lagi turun begini adalah suatu ujian nyata skill mental trader investor tanpa unsur ‘kemelekatan’ .

Beda cerita dengan big trader pemodal besar kalo mau exit langsung gede semua maka marketnya / harga sahmnya bisa tambah hancur...

Keep Save, keep waras, GBU & Good Luck 🙏

Read more...

1/6

testestestestestes
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy