⛏️ UNTR 1H25 Earnings Call: Revisi Turun Guidance Volume Overburden
United Tractors ($UNTR) menggelar earnings call kinerja 2Q25 pada Rabu (27/8) sore. Berikut catatan penting kami:
Revisi Turun Volume Overburden 2025
Manajemen UNTR merevisi guidance volume overburden tahun 2025 menjadi 1,18 miliar bcm, lebih rendah dari target awal di 1,25 miliar bcm dan mengimplikasikan penurunan -3% YoY dari realisasi 2024. Revisi turun ini seiring cuaca buruk pada paruh pertama 2025 yang menghambat aktivitas kontraktor pertambangan.
Stripping ratio klien selama 2025 diperkirakan berada di kisaran 7,7–7,8x, mengimplikasikan produksi batu bara sebesar 151–153 juta ton atau naik +2–3,4% YoY dari realisasi 2024.
Outlook Segmen Alat Berat dan Batu Bara
▪️Alat berat: UNTR mempertahankan guidance penjualan alat berat merek Komatsu selama 2025 di level 4.600 unit, tidak berubah dari guidance awal. Untuk 2026, penjualan diperkirakan relatif stagnan, sebelum diekspektasikan mengalami kenaikan pada 2027 seiring masuknya siklus pergantian alat berat di sektor pertambangan.
▪️Batu bara: Volume penjualan batu bara selama 2025 diperkirakan sebesar 14 juta ton, tidak berubah dari guidance awal. Adapun volume penjualan pada 2026 diperkirakan flat atau sedikit meningkat, dengan volume penjualan maksimum diproyeksikan mencapai 15 juta ton. Untuk 2027, UNTR mengekspektasikan peningkatan volume penjualan menjadi sekitar 17–18 juta ton seiring penyelesaian pengembangan infrastruktur pelabuhan.
Guidance 2025 untuk Segmen Mineral dan Emas Tidak Berubah
UNTR mempertahankan guidance penjualan emas dan nikel untuk tahun 2025, masing–masing sebesar 24 ribu oz emas dan 2 juta ton nikel.
Strategi Ekspansi: Berfokus pada Sektor Mineral
Untuk ekspansi bisnis non–batu bara, UNTR akan fokus ke sektor mineral dibandingkan dengan sektor energi baru terbarukan karena potensi skala bisnis yang dapat diakusisi lebih besar. UNTR sendiri menargetkan akuisisi senilai 500 juta–1 miliar dolar AS, meski manajemen tidak merinci tenggat waktu akuisisi.
🔑 Key Takeaway
Secara keseluruhan, poin–poin yang disampaikan oleh manajemen UNTR relatif sejalan dengan pandangan kami atas prospek perseroan seperti yang telah kami tuliskan dalam artikel Unboxing Mining Contractors, sehingga kami masih cenderung netral terhadap UNTR. Investor perlu memonitor perkembangan rencana akuisisi UNTR, sebab akuisisi yang berkualitas dan sizeable dapat menjadi katalis positif bagi harga saham perseroan. Pada saat ini, untuk sektor kontraktor pertambangan, kami lebih positif terhadap $DEWA dan $PTRO, yang didasarkan pada faktor pendorong pertumbuhan dari masing–masing perusahaan (company specific growth drivers).
----------
Stockbit Snips 28 Agustus 2025
https://cutt.ly/RrKVDpjH