Karya Permata Inovasi Indonesia, sebagai pemegang saham pengendali, terus melakukan penjualan bertahap atas saham $DADA, harga saham justru mengalami kenaikan hingga mencapai level 11. Ini menunjukkan bahwa aksi jual tersebut bukan didorong oleh pelemahan fundamental, melainkan kemungkinan bagian dari strategi exit bertahap yang dilakukan secara hati-hati. Salah satu indikasi yang perlu dicermati adalah adanya distribusi saham yang disebar ke beberapa broker, agar tidak terlihat jelas sebagai satu arus besar penjualan dari pihak pengendali. Strategi seperti ini umum digunakan untuk menjaga psikologis pasar tetap tenang, sambil perlahan memperbesar free float saham. Dengan free float yang lebih besar, likuiditas meningkat dan harga saham lebih mudah digerakkan. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk menjaga tren harga tetap naik dan menarik minat beli dari investor ritel. Pada akhirnya, jika saham berhasil didistribusikan ke publik secara luas tanpa tekanan jual yang mencolok, pengendali bisa menyelesaikan strategi exit-nya dengan mulus. Kenaikan harga di tengah distribusi juga menandakan bahwa pasar setidaknya untuk saat ini masih melihat prospek DADA sebagai menarik, dan belum menangkap sinyal negatif dari pelepasan kepemilikan pengendali.
$IHSG $PROPERTY