$BJTM
Kinerja Keuangan Terkini (Semester I 2025):
Laba Bersih: Bank Jatim mencatatkan kinerja positif pada enam bulan pertama 2025. Laba bersih konsolidasi mencapai Rp811 miliar, tumbuh 14% secara tahunan (YoY). Laba bersih ini sudah termasuk konsolidasi dengan BPD NTB Syariah yang baru pertama kali masuk dalam laporan keuangan. Secara bank only, laba bersihnya adalah Rp703 miliar, juga tumbuh sekitar 13,26% YoY.
Aset: Total aset Bank Jatim per 30 Juni 2025 tercatat mencapai Rp118 triliun.
Kualitas Aset: Rasio Kredit Bermasalah (NPL) menunjukkan perbaikan tipis menjadi 2,94% per Juni 2025.
Permodalan: Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) Bank Jatim relatif terjaga di level 24,25%.
Pergerakan Harga Saham dan Analisis:
Harga Saham: Pada penutupan pasar 1 Agustus 2025, harga saham BJTM berada di level Rp515, naik 1,98% dari harga penutupan sebelumnya. Saham ini menunjukkan pergerakan yang fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir, tetapi secara keseluruhan memiliki tren yang stabil.
Analisis Teknikal: Berdasarkan analisis teknikal, saham BJTM menunjukkan sinyal beli yang kuat dalam beberapa rentang waktu (harian, jam, dan 5 jam), meskipun ada sinyal jual dalam rentang waktu mingguan dan bulanan. Ini menunjukkan adanya potensi pergerakan naik dalam jangka pendek.
Dividen: BJTM dikenal sebagai salah satu saham bank daerah yang konsisten membagikan dividen dengan imbal hasil (yield) yang menarik. Perusahaan berkomitmen untuk terus membagikan dividen, di mana pada tahun buku 2024, laba bersih tercatat Rp1,30 triliun dengan kebijakan dividen 50-55%. Ini menjadikan saham ini cocok untuk investor jangka panjang yang berorientasi pada dividen.
Faktor-Faktor Penting:
Akuisisi dan Sinergi: Bank Jatim mendapatkan restu OJK untuk menjadi pemegang saham pengendali Bank NTB Syariah, yang kini laporannya telah dikonsolidasikan. Perusahaan juga dikabarkan sedang menjajaki kemungkinan untuk mengakuisisi Bank Banten. Aksi korporasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja dan jangkauan bisnis perusahaan.
Digitalisasi: Bank Jatim terus berupaya mempercepat pertumbuhan bisnis melalui digitalisasi dan sinergi dengan Kelompok Usaha Bank (KUB).