Tanggal 28 Juli 2025 bisa dikatakan sebagai momen bersejarah bagi warga XL @Stockbit karena sekali lagi membuktikan dengan sangat jelas bahwa XL yang sekarang itu bukan Xobat Loss, melainkan Xobat Luber. Dan ya lewat $CDIA ...
Ingatan semua orang pasti masih sangat fresh dimana tanggal 28 Juli, broker MG melakukan "Bongkaran" saham yang mereka beli di market regular dari awal IPO sebanyak kurang lebih 600ribuan lot. Dan yang menampung siapa? Yes, Stockbit alias XL. Di sore hari itu ketika broker summary keluar, semua orang shock, mulai dari influencer, beberapa orang di stream CDIA dan holder CDIA sendiri. Semua berpikir bahwa ini adalah puncak buble dimana "ritel" XL diberikan banyak sekali barang, 100M lebih coi di tgl 28 Juli itu. Dan pasti para ritel-ritel ini akan melakukan panic selling di hari berikutnya dan membuat harga sahamnya ARB. Pesta selesai...
Banyak yang berpikir selama ini bahwa jika broker ritel seperti XL yang melakukan Top Buy dan broker kelas kakap seperti MG ZP dan lainnya yang melakukan penjualan, harga saham tertentu pasti rungkat di hari-hari berikutnya. Tapi apa benar seperti itu?
Sesuatu yang berbeda terjadi di CDIA kali ini, jika tanggal 28 Juli MG berhasil menjual hampir semua lembar sahamnya dengan cara-cara mereka, dan yang menampung adalah broker ritel XL. DI hari berikutnya yaitu 29 Juli, malah ada beberapa hal diluar dugaan yang terjadi
1. IEP di pembukaan awal memang sempat ARB, tapi setelahnya dicabut dan tidak ARB, malah sempat ARA
2. IEP closing akhir hari tidak ARB. Closing = harga closing hari sebelumnya
3. XL yang menampung 100M barang MG hari sebelumnya tidak panic selling, tercermin dari broksum 29 Juli. Malah yang lebih diluar nalar, XL masih muncul di Top Buyer walaupun jumlah pembelian tidak sebanyak itu
4. Ini yang paling di luar nalar. MG kembali muncul di top buyer broksum 29 Juli. Yang artinya apa teman-teman? Yesss... mereka FOMO karena hilang barang di hari sebelumnya. Mungkin mereka melihat IEP tidak ARB, broker yang mereka anggap ritel (XL) tidak panic selling. Malah IEP naik lagi, yes dan mereka FOMO lagi. Artinya trik-trik bongkaran mereka di hari sebelumnya tidak berhasil memicu panic sell dan gagal dapat harga lebih murah dari kepanikan ritel.
Kenapa panic sell tidak terjadi, kenapa tidak ARB?
1. Memang MG punya banyak barang. Tapi semua lupa bahwa hampir semua barang yang mereka kumpulkan di regular market sudah habis
2. XL yang menampung 600 ribuan lot barang MG di 28 Juli otomatis barangnya pindah semua ke XL
3. Apakah XL baru dapat barang 600 ribuan lot di 28 Juli? Jawabannya tidak, sejak awal CDIA IPO, broker yang paling banyak dapat barang adalah XL (exclude 600 ribuan lot punya MG). Jadi dengan berpindahnya 600 ribuan lot dari MG ke XL, artinya semua barang di regular market akan otomatis dikuasai oleh XL. Yang
4. Dengan Xl yang menguasai barang di regular market, yang bisa bikin IEP ARB seharusnya hanya XL + ritel dari broker lain yang panik atau underwritter dan sekutunya yang punya banyak barang dan iseng nambahin kepanikan dengan bikin IEP ARB
5. Alasan kelima hanya bercanda, tapi jangan-jangan benar??? Ritel XL bersatu dan bid ARA, sehingga total lotnya bikin IEP tidak ARB
Gimana menurut kalian?
--------
Join External Community Stockbiz
Kode Excom: J25597
Tutorial Join
https://stockbit.com/post/19058887
$COIN $BUVA
1/2

