Berikut adalah emiten produsen tembaga terbesar di Indonesia berdasarkan skala produksi, aset tambang, dan kapitalisasi pasar:
๐ฅ 1. AMMAN Mineral Internasional Tbk (AMMN)
๐ Fakta Utama:
โ
Produsen tembaga terbesar di Indonesia (setelah Freeport)
Mengelola tambang Batu Hijau di Sumbawa Barat, NTB
Produksi: ~450.000โ500.000 ton konsentrat tembaga/tahun
Juga menghasilkan emas sebagai by-product
๐ผ Status:
IPO di Juli 2023, langsung masuk indeks LQ45 dan IDX30
Kapitalisasi pasar: >Rp 500 triliun (per 2025)
Sedang membangun smelter tembaga di Benete, target selesai 2025
๐ญ Anak Usaha:
PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT)
PT Amman Mineral Industri (smelter)
๐ฅ 2. PT Freeport Indonesia (belum IPO, tapi dimiliki oleh INCO/INDY via MIND ID)
๐ Fakta:
Mengelola tambang Grasberg di Papua (salah satu tambang tembaga terbesar dunia)
Produksi >1 juta ton konsentrat tembaga per tahun
Dikuasai oleh:
51% MIND ID (holding BUMN tambang)
49% Freeport-McMoRan (AS)
๐ Catatan: Belum tercatat sebagai emiten langsung, tapi kamu bisa eksposur tidak langsung melalui:
ANTM (anak usaha MIND ID)
INDY (pemilik minority share di PTFI)
VICO (PT Vale Indonesia) juga punya relasi dalam ekosistem MIND ID
๐ฅ 3. Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)
๐ Fakta Utama:
Mengelola tambang Tujuh Bukit (emas & tembaga) di Banyuwangi
Punya proyek tembaga raksasa Pani dan Wetar (Maluku)
Produksi tembaga belum selevel AMMN, tapi naik tajam per tahun
๐ Diversifikasi:
Juga aktif di emas, nikel (via Merdeka Battery Materials โ MBMA), dan acid leaching