$SMGR: Jumlah Karyawan Dikurangi vs Gaji Direktur dan Komisaris Naik
Kalau kamu mau studi kasus soal bagaimana menaikkan gaji sendiri sambil menurunkan performa perusahaan, tanpa malu, tanpa panik, dan tetap sah secara legal, PT Semen Indonesia (SMGR) bisa jadi contoh paling telanjang dan jujur. Tahun 2024, laba bersih perusahaan ini jatuh bebas: dari Rp2,17 triliun di 2023 tinggal Rp719,76 miliar, alias anjlok 66,8%. Tapi tunggu dulu, cerita sebenarnya bukan soal rugi—karena di tengah kondisi itu, 13 orang Direksi dan Komisaris justru menikmati lonjakan gaji dan kompensasi sebesar 31%. Totalnya? Dari Rp107,75 miliar naik jadi Rp141,22 miliar. Jadi meskipun untung perusahaan menciut, dompet manajemen tetap melebar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Dan jangan kaget, saat gaji mereka naik, jumlah karyawan justru dipangkas. Dari 9.694 orang tahun 2023, turun ke 9.405 tahun 2024, alias turun 2,98%. Istilahnya: efisiensi. Tapi efisiensinya bukan di atas meja rapat, melainkan di lapangan—tempat orang kerja beneran. Para karyawan yang jumlahnya berkurang itu tetap digaji total Rp3,93 triliun, naik tipis dari tahun sebelumnya Rp3,82 triliun. Kenaikannya cuma 2,82%. Dan per orang, gaji rata-rata pegawai naik 5,95%, jadi Rp417 juta setahun atau Rp34,79 juta per bulan. Sementara para Direksi dan Komisaris digaji rata-rata Rp10,86 miliar setahun atau Rp905 juta per bulan. Bayangin, satu orang manajemen digaji setara 26 karyawan. Tahun sebelumnya “cuma” 21 kali lipat. Jadi ini bukan lagi soal jarak, tapi jurang.
Revenue perusahaan juga turun dari Rp38,65 triliun ke Rp36,19 triliun, alias minus 6,4%. Revenue per karyawan ikut turun dari Rp3,99 miliar ke Rp3,85 miliar. Revenue per Dekom turun dari Rp2,97 triliun ke Rp2,78 triliun. Tapi gaji direksi malah naik. Kenapa? Karena mereka bisa. Logikanya sederhana: mereka yang nyusun anggaran, mereka yang ketok palu, mereka juga yang nikmatin hasilnya.
Laba bersih per karyawan juga terjun dari Rp224 juta ke Rp76 juta. Laba per Dekom dari Rp167 miliar ke Rp55 miliar. Tapi gaji naik terus. Gaji seluruh pegawai (termasuk Dekom) mencapai Rp4,07 triliun. Bandingkan dengan laba bersih Rp719 miliar: itu artinya gaji melebihi 565% dari laba. Yang lebih keren? Gaji 13 orang Direksi dan Komisaris sendiri menghabiskan 19,6% dari laba bersih. Jadi hampir seperlima laba hanya untuk menggaji segelintir elit. Dan semuanya sah—diabsahkan lewat RUPS, dibungkus dalam narasi “remunerasi yang kompetitif”. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Lucunya, narasi efisiensi tetap dibawa ke mana-mana. Padahal yang diefisiensikan cuma karyawan bawah. Di level manajemen, justru makin jaya. Jumlah direksi tetap, beban kerja nggak jelas naik atau tidak, tapi slip gaji makin tebal. Ini bukan efisiensi, ini selebrasi. Sebuah pesta kecil di tengah keruntuhan performa keuangan perusahaan.
Dan ya, semuanya berlangsung rapi, diam-diam, dan terstruktur. Tidak ada protes keras dari publik, tidak ada perdebatan panjang di media, karena angka-angka ini hanya tersembunyi di catatan laporan keuangan. Tapi angka tidak bisa bohong. Mereka justru berteriak: SMGR sedang mengalami ketimpangan akut dalam struktur kompensasi. Yang kerja makin dikit, makin ditekan, tapi yang duduk di atas justru makin diberkati. Kalau ini bukan ironi, mungkin kita butuh redefinisi baru tentang “kinerja”.
Jadi kalau kamu bertanya: apakah SMGR efisien? Ya, untuk memangkas karyawan. Apakah manajemen ikut kena imbas? Tidak. Mereka justru makin makmur. Dan begitulah cara sebuah perusahaan milik negara mencetak sejarah: efisiensi buat karyawan, naik gaji buat direksi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
🔥Direktur & Komisaris vs Karyawan SMGR
1. Jumlah Orang
Direksi & Komisaris
2023: 13 orang
2024: 13 orang (tidak berubah)
Karyawan Non-Dekom
2023: 9.694 orang
2024: 9.405 orang
Growth: -2,98%
2. Total Gaji dan Kompensasi
Direksi & Komisaris
2023: Rp107,75 Miliar
2024: Rp141,22 Miliar
Growth: +31,1%
Karyawan Non-Dekom
2023: Rp3.819,72 Miliar
2024: Rp3.927,45 Miliar
Growth: +2,82%
3. Rata-rata Gaji per Orang per Tahun
Direksi & Komisaris
2023: Rp8,29 Miliar
2024: Rp10,86 Miliar
Growth: +31%
Karyawan
2023: Rp394,06 Juta
2024: Rp417,47 Juta
Growth: +5,95%
4. Rata-rata Gaji per Orang per Bulan:
Direksi & Komisaris:
2023: Rp690,71 Juta
2024: Rp905,26 Juta
Growth: +31%
Karyawan:
2023: Rp32,84 Juta
2024: Rp34,79 Juta
Growth: +5,9%
5. Revenue dan Laba Bersih SMGR
Revenue:
2023: Rp38.651,36 Miliar
2024: Rp36.186,13 Miliar
Growth: -6,4%
Laba Bersih:
2023: Rp2.170,50 Miliar
2024: Rp719,76 Miliar
Growth: -66,8%
6. Revenue per Orang:
Direksi & Komisaris:
2023: Rp2.973,18 Miliar/orang
2024: Rp2.783,55 Miliar/orang
Growth: -6,37%
Karyawan:
2023: Rp3,988 Miliar/orang
2024: Rp3,847 Miliar/orang
Growth: -3,53%
7. Laba Bersih per Orang
Direksi & Komisaris:
2023: Rp166,96 Miliar/orang
2024: Rp55,37 Miliar/orang
Growth: -66,8%
Karyawan
2023: Rp223,84 Juta/orang
2024: Rp76,51 Juta/orang
Growth: -65,8%
8. Rasio Gaji Direksi vs Karyawan
2023: 21x lipat
2024: 26x lipat
Gaji direksi & komisaris naik 31%, padahal laba bersih amblas hampir 67%.
Jumlah karyawan dikurangi, tapi gaji per orang naik tipis.
Revenue dan laba per orang sama-sama menurun drastis, baik di level manajemen maupun pegawai.
Yang paling ironis, selisih gaji antara Dekom dan karyawan makin besar di tengah penurunan produktivitas—tanda bahwa kompensasi tidak lagi dikaitkan dengan kinerja nyata.
Ini bukan rekomendasi jual dan beli saham. Keputusan ada di tangan masing-masing investor.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://cutt.ly/XruoaWRW
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$ANTM $BBRI
1/10









