Akhir tahun 2024, Indonesia sempat dihebohkan dengan kehadiran taksi daring asal Vietnam, Xanh SM, yang mengusung armada mobil listrik VinFast. Kedatangan pemain baru ini memunculkan spekulasi bahwa persaingan di industri transportasi akan semakin ketat, terutama bagi BlueBird (BIRD). Banyak yang mempertanyakan apakah kehadiran Xanh SM akan mengganggu kinerja perusahaan taksi konvensional terbesar di Indonesia tersebut.
Namun, kekhawatiran itu tampaknya tak terbukti. Berdasarkan laporan keuangan 2024, BIRD justru membukukan kenaikan pendapatan sebesar 14% menjadi Rp 5,03 triliun. Bisnis taksi masih menjadi kontributor utama dengan menyumbang 71% dari total pendapatan perusahaan.
Manajemen BIRD sendiri sebelumnya sudah menegaskan bahwa Xanh SM bukanlah ancaman serius bagi bisnis mereka. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa sepanjang 2024, kinerja BIRD tetap tumbuh positif meski ada pemain baru di industri transportasi.
Menurut kalian bagaimana potensi kinerja BIRD kedepannya?
Mau dapat Insight lain seputar saham, join ke komunitas discord secara FREE melalui link馃憠馃徏聽https://cutt.ly/irpYheOF
$IHSG $BIRD $PANR