### Rangkuman Aksi Buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex)
#### 1. Aksi Unjuk Rasa Buruh Sritex
- Pelaksana Aksi:
- Ratusan buruh PT Sritex.
- Anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).
- Partai Buruh.
- Lokasi dan Waktu:
- Kediaman pemilik PT Sritex, Iwan Setiawan Lukminto.
- Jalan Bhayangkara, Sriwedari, Surakarta, Jawa Tengah.
- Jumat, 21 Maret 2025.
#### 2. Tuntutan Para Buruh
- Pembayaran THR:
- Harus dibayarkan paling lambat H-7 Lebaran 2025 untuk puluhan ribu buruh.
- Pembayaran Pesangon dan Hak Buruh:
- Pesangon, uang penghargaan masa kerja, uang penggantian hak 15%, dan penggantian cuti.
- Hak-hak buruh lainnya, termasuk uang koperasi.
- Dibayarkan paling lambat H-7 Lebaran 2025.
#### 3. Tanggapan KSPI dan Partai Buruh
- Aksi ini bukan yang terakhir, melainkan awal dari serangkaian aksi lanjutan.
- Menuntut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) mengeluarkan anjuran tertulis terkait besaran pesangon dan hak buruh.
- Jika Menaker tidak mengeluarkan anjuran tertulis, KSPI dan Partai Buruh menganggap PHK oleh PT Sritex adalah sepihak dan ilegal.
- Aksi ini juga merupakan bentuk perlawanan atas ketidakadilan terhadap buruh.
- Mengajak elemen masyarakat untuk ikut mengawal kasus ini sebagai solidaritas terhadap nasib buruh.
#### 4. Status PT Sritex dan Investor Baru
- PT Sritex telah mendapatkan investor baru dan akan segera beroperasi kembali.
- 5.000 mantan karyawan telah direkrut kembali untuk operasional perusahaan.
- Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengonfirmasi bahwa mantan karyawan sudah menandatangani kontrak kerja dengan investor baru pada 17 Maret 2025.
- Sebelumnya, SRIL dinyatakan pailit pada 1 Maret 2025 oleh Pengadilan Niaga Semarang akibat gugatan dari PT Indo Bharat Rayon.
### Kesimpulan
Aksi unjuk rasa buruh PT Sritex dilakukan untuk menuntut pembayaran THR dan pesangon yang belum diberikan. KSPI dan Partai Buruh menegaskan bahwa PHK buruh Sritex tidak sah jika tidak ada anjuran tertulis dari Menaker. Sementara itu, PT Sritex telah mendapatkan investor baru dan mulai merekrut kembali mantan karyawan untuk melanjutkan operasional perusahaan.
Ticker Saham: $SRIL