$IHSG Penurunan saham $BBRI yang signifikan dalam beberapa waktu terakhir dipicu oleh kurangnya kepercayaan investor asing terhadap ekonomi dan stabilitas politik di Indonesia, yang menyebabkan mereka mengurangi investasi di Indonesia, termasuk di sektor perbankan. Kekhawatiran investor asing tentang korupsi, hukum yang tidak jelas, dan ketidakstabilan politik di Indonesia telah memperburuk kondisi ekonomi di Indonesia. Selain itu, efisiensi anggaran pemerintah yang tidak optimal juga telah memperburuk kondisi ekonomi di Indonesia, karena pengeluaran yang tidak terkendali dan prioritas anggaran yang tidak tepat. Investor asing juga tidak suka investasi di Indonesia karena proses yang dipersulit dan banyak pungutan liar, serta adanya tekanan dari ormas yang tidak kondusif. Hal ini telah menyebabkan investor asing mengalihkan investasi mereka ke negara-negara lain yang memiliki iklim investasi yang lebih kondusif contohnya Vietnam, Thailand dan Malaysia yg memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang baik . Di samping itu, jual beli masyarakat juga menurun secara signifikan, sehingga beberapa perusahaan mengalami kerugian dan melakukan PHK massal contohnya $SRIL . Hal ini telah memperburuk kondisi ekonomi di Indonesia dan meningkatkan tingkat pengangguran. Sebagaimana kita tahu, BBRI ini memiliki target pasar yang kuat di segmen pasar micro, membantu masyarakat UMKM dengan menfasilitasi pinjaman dan meningkatkan akses keuangan bagi mereka. Namun, meskipun pendapatan BBRI naik dari tahun lalu, tidak menutup kemungkinan bahwa tahun ini akan terasa efeknya. Bisa jadi, pendapatan tahun ini akan mengalami penurunan karena kondisi ekonomi yang memburuk dan menurunnya kepercayaan investor. Dengan demikian, penurunan saham BBRI tidak hanya disebabkan oleh faktor eksternal, tetapi juga oleh faktor internal yang terkait dengan kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi, dan iklim investasi di Indonesia.
https://cutt.ly/3riNeA8o

Read more...
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy