imageProfile
Potential Junk
Potential Spam

Kasus Korupsi $BJTM

Tadi salah satu user Stockbit share tentang berita kasus korupsi Bank Jatim di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode External Community A38138 https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kasus korupsi yang melibatkan Bank Jatim Cabang Jakarta ini jadi bukti kalau pengawasan ketat pun nggak menjamin pejabat BUMD dan BUMN bebas dari godaan duit haram. Ini juga yang bikin investor mulai was-was dengan Danantara. Bayangkan saja, dulu BUMN masih diawasi BPK dan KPK, tapi tetap saja ada direktur Jasa Marga (JSMR), Waskita Karya (WSKT), dan Waskita Beton Precast (WSBP) yang ketahuan korupsi. Sekarang, kalau masuk ke Danantara yang nggak bisa diaudit BPK-KPK, bisa jadi malah jadi surga baru bagi maling berdasi. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Modusnya klasik tapi tetap aja berhasil: kredit fiktif. Kepala Bank Jatim Cabang Jakarta, Benny, bersekongkol dengan Bun Sentoso (pemilik PT Inti Daya Group) dan Agus Dianto Mulia (Direktur PT Inti Daya Rekapratama). Mereka menggunakan agunan fiktif berupa Surat Perintah Kerja (SPK) dan faktur palsu dari perusahaan BUMN untuk mengajukan 65 kredit piutang dan 4 kredit kontraktor lewat perusahaan nominee. Singkat cerita, Bank Jatim mencairkan kredit sebesar Rp569,4 miliar yang ujung-ujungnya masuk kantong mereka.

Bank Jatim sebenarnya mencatat laba bersih Rp1,47 triliun pada 2023. Tapi kalau Rp569,4 miliar ini harus dihapus (write-off), laba bersihnya bisa jeblok ke Rp900 miliar, alias anjlok 38%. Itu baru satu kasus, belum kalau ada skandal lain yang belum terungkap. Investor yang awalnya percaya dengan kinerja keuangan BJTM pasti langsung mikir dua kali sebelum masuk lagi.

Masalahnya, kalau BUMN yang masih diawasi BPK dan KPK aja bisa bobol, gimana kalau masuk ke Danantara yang pengawasannya lebih longgar? Ada beberapa alasan kenapa Danantara berpotensi bisa jadi ladang basah buat korupsi.

Pertama, nggak bisa langsung diaudit BPK-KPK, harus izin DPR dulu. Tanpa pengawasan independen, keuangan Danantara bisa dikelola sesuka hati tanpa takut ketahuan. Kedua, tokoh yang terlibat punya rekam jejak korupsi. Ketua Tim Pakar Danantara, Burhanuddin Abdullah, pernah divonis korupsi aliran dana Rp100 miliar ke DPR. Udah bisa nebak sendiri gimana nasib transparansi di dalamnya. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Ketiga, intervensi politik besar-besaran. Dengan kontrol langsung dari Presiden, ada kemungkinan proyek-proyek Danantara lebih menguntungkan kepentingan politik ketimbang logika bisnis yang sehat. Keempat, struktur manajemen yang abu-abu. Dengan aturan yang fleksibel dan nggak jelas, potensi mark-up proyek dan gratifikasi bisa semakin liar. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf

Kasus Bank Jatim bukan yang pertama. Sebelumnya ada Jiwasraya, Asabri, Garuda Indonesia, PLN, Pertamina, dan banyak lagi yang terjerat skandal serupa. Kenapa korupsi di BUMN dan BUMD tetap subur? Jawabannya sederhana: koneksi politik, transparansi nol, intervensi pemerintah yang nggak masuk akal, pengawasan yang setengah hati, dan birokrasi yang justru mempermudah korupsi.

Masuknya BUMN ke Danantara bisa jadi bom waktu korupsi selanjutnya. Kalau di bawah pengawasan ketat aja mereka bisa maling, bayangkan kalau sekarang mereka bisa lebih leluasa. Investor pun nggak bakal sembarangan naro duit ke entitas yang rawan skandal. Tanpa pengawasan yang ketat, Danantara bisa lebih mirip "Danaku Lenyap" daripada entitas investasi nasional.

Seandainya Danantara dikelola dengan jujur, amanah, dan profesional maka Indonesia bisa jadi negara paling kaya di dunia. Mencoba positive thinking, meskipun berat terasa.

Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138 (caranya cek gambar terakhir)
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345

Jangan lupa kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm

Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
https://cutt.ly/ge3LaGFx

Toko Kaos Pintar Nyangkut https://bit.ly/44osZSV

Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
$BBRI $ANTM

Read more...

1/5

testestestestes
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy