1. Distribusi dan Akumulasi (Acc/Dist)
• Big Dist (Big Distribution) → Artinya ada tekanan jual besar dari investor besar (distribusi besar), yang bisa menjadi indikasi pelemahan harga saham.
• Normal Dist (Normal Distribution) → Ada tekanan jual dalam jumlah yang lebih normal.
• Acc (Accumulation) → Menunjukkan bahwa saham sedang dalam proses akumulasi oleh pelaku pasar.
2. Volume & Persentase Distribusi
• Top 1 (-9,685 lot / -35.3%) → Broker atau pihak dengan volume terbesar melakukan penjualan sebanyak 9.685 lot atau sekitar 35.3% dari total volume perdagangan, menunjukkan tekanan jual yang signifikan.
• Top 3 (-8,151 lot / -29.7%) → Tiga broker teratas menjual total 8.151 lot, setara dengan 29.7% dari total volume.
• Top 5 (-4,806 lot / -17.5%) → Lima broker terbesar menjual 4.806 lot atau 17.5% dari total volume perdagangan.
• Average (-6,873 lot / -25.1%) → Rata-rata distribusi saham 6.873 lot atau 25.1% dari total volume perdagangan.
3. Aktivitas Broker
• Buyer: 20 → Ada 20 broker yang melakukan pembelian.
• Seller: 28 → Ada 28 broker yang melakukan penjualan.
• # (-8) → Ada lebih banyak broker yang menjual dibandingkan yang membeli (28 vs 20), menunjukkan potensi tekanan jual yang lebih besar.
Kesimpulan
• Saham JIHD saat ini sedang mengalami tekanan jual besar (Big Distribution), yang bisa menyebabkan harga saham melemah dalam jangka pendek.
• Jumlah broker penjual lebih banyak dari pembeli, menandakan lebih banyak pihak yang keluar dari saham ini.
• Jika ingin membeli saham ini, sebaiknya tunggu konfirmasi bahwa distribusi telah berakhir dan ada akumulasi kembali.
AI