Main Saham IPO Tidak Usah Pakai Hati
Di postingan sebelumnya saya bahas tentang beberapa saham yang akan IPO di 2025. Di kolom komentar ada yang mengatakan bahwa beberapa saham IPO di 2025 ini ada yang bapuk seperti KSIX BRRC. Yang jackpot hanya $RATU dan $CBDK https://cutt.ly/ye3KK299
Apa yang disampaikan user Stockbit tersebut memang tidak salah. Tidak semua saham IPO bisa jackpot seperti CBDK RATU BREN CUAN. Yang bapuk dan bandarnya kere bin dodol bin ngesot juga banyak seperti BATR BAIK ISAP NANO BAPI CPRI NUSA dll. Main saham IPO itu memang ibarat menonton drama Korea, penuh euforia di awal, tapi ending-nya sering bikin kecewa. Kalau investor ritel tidak punya strategi, siap-siap jadi korban hype yang malah rugi. Jadi, bagaimana cara main IPO dengan cerdas? Saya pun tidak tahu. Tapi saham IPO itu mirip seperti main tebak - tebakan. Gunakan saja prinsip probability, strategi masuk-keluar yang jelas, dan alokasi portofolio yang disiplin. Karena kalau cuma pakai insting, siap-siap rekening jadi korban.
Strategi IPO ada 2 yakni:
1. Strategi riset mendalam, baca prospektus, cari tahu siapa PSP nya dan rencana mereka. Strategi ini butuh banyak effort dan capek serta makan banyak waktu. Kalau dapat saham IPO yang jackpot, all in. Dan let the profit run. Wajib tahu Rencana bandar biar tidak jadi tukang cuci piring. Intinya capek dan butuh orang dalam.
2. Strategi hit and run. Strategi ini tidak butuh baca prospektus dan lain - lain. Cukup butuh manajemen dana saja. Hari pertama cuan, langsung sell and move on. Hari pertama anjlok pun langsung sell and move on. Toh tiap IPO pesan banyak pun paling dapat 1-100 lot kalau pesan <100 juta rupiah.
Dari 2 strategi di atas, strategi yang paling santai itu ya tinggal ikut saja semua IPO. Begitu ARA atau cuan hari pertama, langsung sell. Move on. Jangan pakai hati. Tidak perlu kenal orang dalam, tidak perlu riset. Capek - capek baca prospektus toh hari pertama langsung sell and move on juga. Ikut IPO berikutnya lagi.
Apalagi di tahun 2025 ini, BEI menargetkan ada 66 IPO baru. Kalau pakai logika sederhana, dari 66 saham ini, nggak semuanya bakal memberikan cuan. Katakanlah 50% dari IPO ini bisa menghasilkan return positif di hari-hari awal. Itu berarti ada 33 peluang cuan. Kalau investor ritel disiplin masuk dan keluar di saat yang tepat, peluang profit ini bisa dimaksimalkan. Tapi, realistis aja, nggak semua IPO punya potensi yang sama. Ada yang heboh, ada yang sepi kayak kuburan. Yang heboh itu biasanya yang Sales nya rajin atau yang influencer nya sudah dikasi jatah Fixed Allotment. Upgrade skill https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Fixed Allotment itu jatah spesial buat investor tertentu sebelum IPO dilempar ke pasar. Biasanya yang dapet? Institusi besar, reksa dana, atau influencer pasar yang tugasnya bikin hype. Ibarat pesta, mereka ini tamu VIP yang udah dijamin tempatnya, sementara investor ritel cuma bisa rebutan lewat pintu belakang.
IPO yang heboh itu biasanya ada nama besar atau influencer yang udah kebagian fixed allotment. Hype dijamin, tapi bukan berarti sahamnya pasti bagus. Kadang, ini cuma trik biar IPO kelihatan ramai. Dan jangan lupa, yang dapet jatah ini sering buru-buru jual pas harga naik. Jadi, buat investor ritel? Masuk cepat, keluar lebih cepat. Ingat, pasar saham itu drama. Jangan baper, cukup cari cuan.
Saham IPO biasanya menarik perhatian karena euforia pembukaan. Harga sering naik cepat karena permintaan tinggi. Tapi, nggak semua IPO berakhir bahagia. Data historis menunjukkan sekitar 50-60% saham IPO justru turun setelah euforia berlalu. Strategi terbaik untuk investor ritel? Main cepat: masuk saat momentum tinggi, keluar saat target profit tercapai. Jangan tergoda untuk "menikah" apalagi cinta mati dengan saham IPO.
Strategi Masuk-Keluar
1. Masuk Cepat. Pantau permintaan awal (oversubscribed atau tidak). IPO dengan permintaan besar biasanya punya potensi kenaikan harga signifikan. Contohnya, IPO sektor Peter Parker seperti Idola Griya bisa jadi magnet karena reputasi dan skalanya. Cek antrian IPO berapa. Kalau antrian nomor lebih dari 50.000 an hingga 100ribuan seperti RATU CBDK $AADI, itu artinya IPO laris manis.
2. Keluar Lebih Cepat. Jangan terlalu lama pegang saham IPO. Begitu target profit tercapai—misalnya 10-20%—langsung jual. Jangan mikir dua kali. Kalau sudah cuan, move on ke IPO berikutnya.
3. Pantau Sentimen Pasar. Jangan percaya sepenuhnya pada prospektus. Sentimen pasar terhadap sektor terkait jauh lebih penting. Kalau sektor properti lagi lesu, IPO seperti Summarecon mungkin tidak akan seheboh yang diharapkan.
Investor ritel sebaiknya jangan pernah taruh semua uang di satu saham. Selot selot, never all in. Alokasikan portofolio dengan bijak, contohnya
50% untuk saham IPO "premium" seperti Superbank, Idola Griya atau BLU. Ini taruhan yang relatif aman, tapi tetap ada risiko.
30% untuk saham IPO dengan risiko tinggi, seperti saham BUMN. Peluang cuan lebih besar, tapi potensi rugi juga tinggi.
20% untuk cash buffer, karena pasar saham itu penuh kejutan. Dana likuid ini penting untuk masuk ke IPO menarik lain atau menutupi kerugian.
Misalkan modal investor ritel adalah Rp100 juta. Dengan strategi ini:
Rp50 juta dialokasikan ke IPO "premium" seperti blu atau Vidio. Targetkan profit 10-15%, jadi cuan Rp5-7,5 juta dalam beberapa hari.
Rp30 juta untuk IPO berisiko tinggi seperti sektor properti. Targetkan profit 20%, jadi cuan Rp6 juta.
Sisanya Rp20 juta disimpan sebagai cadangan untuk peluang IPO lain. Alokasi bebas tergantung strategi masing-masing investor.
Main IPO itu nggak butuh perasaan. Jangan jatuh cinta sama saham hanya karena nama besar atau hype sesaat. Ingat, saham itu nggak peduli sama perasaan investor ritel. Fokus pada angka dan logika. Kalau sudah cuan, jangan ragu untuk keluar. Tahun ini ada 66 peluang, jadi nggak perlu merasa kehilangan kalau harus melepas satu saham. Toh, peluang berikutnya selalu ada.
Tapi mari optimis sedikit. Dengan strategi yang disiplin, tahun 2025 bisa jadi ladang cuan untuk investor ritel. Peluang untuk profit berkali-kali lipat terbuka lebar—asal tahu kapan harus masuk, kapan keluar, dan kapan diam. Pasar saham itu ibarat taman hiburan: seru, penuh kejutan, tapi tetap harus hati-hati. Jadi, siapkan strategi matang, dan jadikan tahun ini waktu untuk portofolio naik kelas, bukan terjun bebas. Ingat, ini soal angka, bukan drama. Kalau mau drama, tinggal buka Netflix atau VIU atau baca aja stream Stockbit sambil nonton gulat online.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138 (caranya cek gambar terakhir) Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Jangan lupa kunjungi Insight Pintar Nyangkut di sini https://cutt.ly/ne0pqmLm
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://cutt.ly/Ve3nZHZf
Toko Kaos Pintar Nyangkut https://bit.ly/44osZSV
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
1/3