TEGAK BERDIRI dan MAK EROT ...

Saya sebagai mantan IB Global yang malang melintang di Sin dan US suka prihatin dengan dua kejadian terakhir ini. Pertama di $BUKA dan kedua di $TGUK. Keduanya memperlihatkan momentum IPO sekedar EXIT strategy bagi para pengendali awalnya. Mereka sama sekali tidak berpikir pengembangan usaha kedepan karena mungkin mereka sendiri sudah mengetahui bahwa pasar dari usaha yang mereka geluti sudah di titik optimum jadi tidak bisa menjadi lebih besar lagi. Atas dasar itulah mereka "Menyerah" dengan keadaan sehingga mengorbankan para pemilik saham publik yang membeli prospek usaha mereka ketika dahulu. KETERLALUAN!!!

Sebagai mantan IB Global yang malang melintang di Sin dan US saya sering bertemu dan didatangi oleh beragam emiten yang hendak menjual saham mereka ketika IPO di Indonesia. Walaupun mantan IB Global yang malang melintang di Sin dan US tapi sejak usia menginjak 40 tahun seluruh portofolio investasi saya dan istri di pasar Equity seluruhnya hanya saham di Indonesia. Bagi kami yang sekarang hidup di Indonesia adalah lebih mudah untuk mengerti, memahami, dan bertindak di pasar Indonesia daripada gegayaan di pasar luar yang kami sdh gak pahami secara dalam. Nah kami juga sering ikutan sebagai Stand By Buyer di Fixed Allotment pada beberapa IPO Indonesia. Kadang secara pribadi tapi seringnya sebagai konsorsium dengan LP kawan kawan lain.

Masih segar dalam ingatan kami ketika kami bertemu dengan manajemen TGUK sebelum IPO dilakukan. Ketika itu mereka menyajikan prospek yang besar ... tumbuh menjadi usaha Trilyunan dengan laba bersih loncat ke langit ketujuh di tahun ke lima. Kami berpikir kalo memang pasarnya sebesar itu kenapa belum ada kedai kopi yang dominan di pasar dan go publik??? Kalo kawan kawan merujuk kepada kopi kenangan sebagai pemimpin pasar maka kami pernah hampir ikut di dalamnya tapi pas lihat laporan keuangannya kami mundur karena karakter bisnis bakar duit bukanlah tipe yang kmai suka. Maklum style investasi kami bukan ala unicorn yang mau mengubah dunia dan habit manusia ... kami stylenya konvensional, follow the trend dng kepercayaan bahwa bisnis harus bisa generate profit yang cukup untuk bisa tumbuh sehat. Bukan bakar uang kemudian gede lalu bingung kaya BUKA atau GOTO dengan beragam corp actionnya wkwk.

Bagaimana dng TGUK? Mereka gak bakar uang, ada profit, dan tumbuh. Hanya aku dng istri pas diskusi di kamar tidur punya dua pertanyaan besar ... Pertama apakah pasarnya ada untuk proyeksi besar mereka 5 tahun kedepan? Dan kedua segmen pasar mereka menengah kebawah selalu adalah pasar Roller Coster dimanapun di dunia. Pasar ini selalu paling terpengaruh sama inflasi, suku bunga, dan kepercayaan konsumen. Manajemen TGUK ketika itu tidak bisa menjawab secara meyakinkan dan malah sibuk kasih "Diskon" untuk IPO mereka dng angka cukup besar. Kami denger kata "Diskon" besar malah makin mantap mundur karena artinya ini instrumen entah sudah di mark up valuasinya atau mereka mau EXIT. Pikir kami enak aja mau EXIT pake dana kami. Kalo diskonnya segede dan bisnis sebagus itu kenapa gak pengendali aja yang ambil porsi.

Singkat cerita kami mundur dan transaksi tidak terjadi. Kemudian minggu lalu kami baca berita soal TGUK dan terjawab sudab kekhawatiran kami terutama soal kelas bawah yang kena impact secara besar mengurangi daya beli mereka. Memang sih kerasa di kelas bawah akibat inflasi dan suku bunga membuat mereka harus kurangin belanja gak perlu. Dan TGUK adalah produk ya g memang gak harus dibeli juga ... gak mati juga orang beli produk nya wkwk.

Nah sekarang ini kami lagi terima proposal dari penjual ayam khas Palestina yang restorannya tiba tida ada dimana mana. Teman teman pasti taulah karena gerainya ada dimana mana skrng. Kalo ini mereka nawarin nya bukan untuk beli IPO malah untuk masuk duit sebelum IPO atau kita di kalangan IB sebut sebagai PRE-IPO untuk makin membesarkan dulu sebelum IPO sehingga nanti IPO nya bisa maksimal meraih dana. Ketika kami membaca dan dengar pemaparan maka hanya 30 menit saja kami denger. Langsung kami pulang karena benci bangeet sama orang orang kaya gini.

Pertama mereka mau besarkan sampai optimum baru jual ke investor di IPO. Laaah kita dapat apa? kemana potensi kedepannya?

Kedua makanan ayam sendiri memang besar, tapi apa semua orang makan produk dia??? kayanya masih lebih gede ayam penyet deh. Dan restorannya pun gak rame karena bukanya kebanyakan dan kecepetan. Growth seperti itu pasti bakar uang dan gak akan sustain di masa mendatang. Emang dia pikir hanya karena restorannya ada dimana mana lalu penjualan dan profit langsung joooos naik??? Tidak semudah itu Fergussso.

Sebagai IB Global yang malang melintang di Sin dan US pasti kenal dan tahu dengan istilah "Mak Erot Effect" Yups Mak Erot sudah dikenal di kalangan para IB GLOBAL dunia bahkan di kuliah di US dan Eropa sering jadi studi kasus. Apa itu "Mak Erot Effect???"

"Mak Erot Effect" adalah suatu kondisi dimana banyak pria mencari jalan mudah untuk bisa Tegak Berdiri dan pergi ke Mak Erot di Sukabumi. Disana katanya di urut, remas, dan kasih minyak maka bakal on terus melebihi efek Viagra. Namun demikian itu adalah yang dikenal dan yang didengar ... Faktanya Mengerikan???

Ternyata banyakan yang gagal ereksi dan bukan jadi Tegak Berdiri saudara saudara. Hanya karena ini masalah harga diri maka yang gagal gak akan pernah cerita sama sekali kalo mereka gak bisa TEGAK BERDIRI lagi selamanya ... nah giliran satu berhasil karena mungkin kelainan suka sama MaK Erot dia koar koarnya sampai ke seluruh dunia bahwa Mak Erot membuat dia bisa TEGAK BERDIRI. Inilah Mak Erot Effect yang melegenda di kalangan IB Global.

Seperti biasa tulisan aku mantan IB Global yang malang melintang si Sin dan US gak pernah lebih dari 5 sd 10 menit untuk membacanya tapi ilmunya udh kaya 1 buku kuliah 2 semester. Semoga bermanfaat dan salam dari mantan IB Global yang malang melintang di Sin dan US.

Happy Investing.

Salam

JV

$IHSG

Read more...
2013-2025 Stockbit ·About·ContactHelp·House Rules·Terms·Privacy