Menguasai Pasar Saham dengan SEPA Strategy ala Mark Minervini
[Bonus Screener yang Bisa dipakai]
Memulai di pasar saham bisa terasa seperti menyelam ke air dalam tanpa tahu cara berenang.
Ketika Mark Minervini memulai perjalanannya pada tahun 1980-an, strateginya sederhana, membeli saham murah yang harganya sedang anjlok, berpikir itu pasti "murah". Tapi, dia segera menyadari bahwa saham yang murah biasanya murah karena alasan tertentu, dan banyak yang terus turun. Di sisi lain, dia melihat bahwa saham yang sering muncul di daftar "52-week high" malah terus naik.
Pertanyaannya adalah: “apa yang membedakan saham-saham berkinerja tinggi ini, dan adakah cara untuk mengenalinya lebih awal?”
Lewat bertahun-tahun riset, ketekunan, dan coba-coba, Minervini mengembangkan pendekatan trading saham yang sistematis, yang dia beri nama Specific Entry Point® Analysis (Strategi SEPA®). Perjalanan ini menunjukkan betapa pentingnya memiliki strategi trading yang jelas dan terstruktur dibandingkan hanya mengandalkan keputusan impulsif.
Strategi SEPA dibangun atas “lima elemen inti” yang penting untuk mengidentifikasi saham yang berpotensi naik tinggi
>> Tren – Saham pemenang menunjukkan tren harga yang jelas naik. Minervini melihat bahwa saham terbaik memasuki fase “superperformance” saat bergerak naik secara stabil, menandakan meningkatnya permintaan dan minat investor.
>> Fundamental – Saham berkinerja baik sering mengalami lonjakan laba, pendapatan, atau margin keuntungan. Peningkatan ini biasanya terlihat sejak awal, menandakan awal dari periode pertumbuhan yang kuat.
>> Katalis – Setiap saham yang mengalami lonjakan besar pasti memiliki pemicu tertentu. Bisa jadi produk baru yang laris, inovasi besar, persetujuan regulasi, atau CEO baru. Katalis menarik minat investor pada saham tersebut, terutama dari investor institusional.
>> Titik Masuk (Entry Points) – Untuk memaksimalkan keuntungan, timing masuk sangat penting. Masuk di saat yang tepat dalam pasar bullish pada titik risiko rendah dapat menghasilkan keuntungan instan. Namun, jika salah menentukan waktu masuk, bisa berujung pada kerugian yang tidak diinginkan.
>> Titik Keluar (Exit Points) – Mengetahui kapan menjual saham sama pentingnya dengan mengetahui kapan membeli. Tidak semua saham berpotensi tinggi akan memenuhi ekspektasi, sehingga penting menetapkan titik stop-loss untuk melindungi dari kerugian. Menyadari kapan fase pertumbuhan saham sudah selesai membantu mengamankan keuntungan.
Metode SEPA menyoroti Tahap 2, atau “Advancing Phase” (Fase Meningkat), sebagai tahap penting untuk mengidentifikasi saham dengan pertumbuhan tinggi. Di Tahap 2, saham menunjukkan tren naik yang stabil dan volume perdagangan meningkat, menandakan permintaan yang kuat. Tahap 2 yang benar biasanya mencakup:
>> Harga saham naik di atas rata-rata pergerakan 150 hari dan 200 hari.
>> Rata-rata 150 hari lebih tinggi dari rata-rata 200 hari, menunjukkan tren naik yang stabil.
>> Saham menunjukkan pola "higher highs dan higher lows" dengan volume besar pada hari kenaikan dan volume lebih ringan saat ada penurunan kecil.
Mengenali Tahap 2 lebih awal memungkinkan trader untuk memanfaatkan momentum saham tersebut dan mendapatkan keuntungan besar.
++ Minervini SEPA Trend Template ++
Template Tren dari Minervini menyediakan checklist untuk membantu trader mengidentifikasi saham yang berada di posisi terbaik untuk mendapatkan keuntungan. Kriteria utamanya meliputi:
>> Harga saham berada di atas rata-rata pergerakan 150 hari dan 200 hari.
>> Rata-rata pergerakan 150 hari berada di atas rata-rata 200 hari.
>> Rata-rata pergerakan 200 hari sedang naik setidaknya selama satu bulan.
>> Rata-rata pergerakan 50 hari berada di atas rata-rata 150 hari dan 200 hari.
>> Harga saham diperdagangkan 30% di atas titik terendah 52-minggu dan idealnya berada dalam 25% dari titik tertinggi 52-minggu.
>> Peringkat kekuatan relatif (relative strength ranking) setidaknya 70, menunjukkan bahwa saham tersebut berkinerja lebih baik dibandingkan sebagian besar pasar.
-- Fase 2 Uptrend dan Strateginya
Tahap 2 adalah periode pertumbuhan terkuat untuk saham, sering kali ditandai dengan peningkatan volume yang konsisten pada hari-hari kenaikan, menunjukkan minat beli dari investor institusional. Selama periode ini, harga saham sering bergerak dalam pola tangga, dengan "higher highs dan higher lows".
Metode Minervini menekankan bahwa potensi saham dapat berlanjut lama setelah nilainya berlipat ganda atau bahkan tiga kali lipat, asalkan fundamentalnya tetap kuat. Pada Fase 2 ini Minervini akan memerhatikan beberapa hal seperti:
>> Harga tetap di atas rata-rata pergerakan 200 hari, menandakan permintaan yang stabil.
>> Rata-rata pergerakan menunjukkan tren naik yang jelas, dengan rata-rata jangka pendek (seperti 50 hari) tetap di atas rata-rata jangka panjang.
>> Lonjakan volume menyertai pergerakan harga besar, dengan volume lebih ringan pada penurunan kecil, menandakan akumulasi yang sehat.
Kesimpulannya pendekatan Mark Minervini membantu trader memanfaatkan tren ini dengan percaya diri, dengan titik masuk dan keluar yang jelas.
Dengan mengikuti pendekatan yang terstruktur dan berbasis tren, trader dapat menghindari keputusan impulsif dan fokus membangun portofolio yang sukses dengan saham yang benar-benar memiliki potensi pertumbuhan tinggi.
________________________
Kita akan bahas lagi beberapa materi lain yang lebih menarikk. So Stay Tune!! Langsung Follow akun ini!
Buat kamu yang mau perdalem materi Investasi khususnya analisa fundamental dan pelajarin lebih dalam karakteristik untuk memilih saham kamu bisa cek e-book kami di https://cutt.ly/JeYgyuyT
Jangan lupa juga follow socmed kita untuk dapetin info lebih lanjut biar kamu ga ketinggalan..
Think - Create - Share 😉 😉 😉
Random Tag : $BRMS $PANI $BUKA $IHSG $BBCA
1/8







