Perusahaan Properti dengan Laba dan Dividend Yield Terbesar
Pertanyaan salah satu user Stockbit di External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan Kode Community A38138 https://stockbit.com/post/13223345
Pertanyaan ini timbul setelah sebelumnya diskusi tentang sektor apa yang bakal manggung di 2024 (gambar 1). Kalau saya yang ditanya, jawabannya, saya juga tidak tahu sektor apa yang bakal manggung. Kalaupun saya tahu, mungkin saya bakalan diam - diam saja akumulasi. Nanti sudah naik >100% baru dikasi tahu ke grup dan pompom tiap hari di Stockbit dan Zoom biar bisa jualan di pucuk dan kaya mendadak di $WIIM dan $ADRO. Tapi just kidding. Saya benar - benar tidak tahu saham mana yang bakalan manggung di 2024.
Tapi berhubung banyak member di Grup External Community Pintar Nyangkut yang yakin kalau sektor properti akan manggung (gambar 1), coba kita cek sektor properti.
Jangan lupa kalau mau pakai Kaos Pintar Nyangkut di sini https://bit.ly/46sqO23
Kalau mau pakai Kaos Pintar Saham di sini https://bit.ly/3QtahWa
馃崉Jumlah Saham Property di IHSG
Jumlah saham property di IHSG hanya 89 emiten. Tapi dalam list saham saham property tersebut saya tambahkan saham $PANI sehingga total saham property dalam list Pintar Nyangkut Community adalah 90 saham. Secara nomenklatur BEI, PANI itu belum masuk kategori saham property karena AD/ART yang diajukan di BEI, PANI masih masuk kategori saham konsumer (gambar 1). Tapi dalam list Saham Property, saya masukkan saja PANI sebagai saham property. List lengkapnya bisa di cek di External Community Pintar Nyangkut di Telegram Kode Komunitas A38138 https://cutt.ly/WwGTPcoX
Dengan total emiten IHSG yang Listing 903 saham maka itu artinya saham sektor properti setara dengan = 90 / 903 x 100% = 9,96% populasi IHSG.
馃崉Laba Terbesar
Dari 90 saham property yang Listing di IHSG, laba terbesar (gambar 2) adalah:
1. $BSDE 1,7 T
2. $PWON 1,4 T
3. APLN 1,2 T
4. CTRA 1,1 T
5. DUTI 915 M
6. LPKR 787 M
7. JRPT 709 M
8. SMRA 653 M
9. MKPI 638 M
10. DMAS 608 M
Laba PANI 254 M berada di peringkat 15.
Total ada 35 perusahaan properti yang rugi. Hanya 55 saham yang cetak laba.
馃崉Dividend Yield Terbesar
Dari 90 saham property yang ada di bursa, yang bagi dividen hanya 19 saham (gambar 3). Kita bisa lihat kalau saham property itu mayoritas tidak bagi dividen karena selama 3 tahun terakhir, property struggling. Sampai - sampai pemerintah harus turun tangan dan memberikan banyak stimulus seperti insentif pajak untuk kick off saham property sangat beda dengan saham coal yang royal dividen. Saham property yang memiliki dividen yield paling besar adalah:
1. PUDP 34,19%
2. DMAS 13,50%
3. RDTX 12.30%
4. DUTI 8.23%
5. PLIN 8.04%
PUDP ini dividend yield besar di 2023 tapi nampaknya hanya one off gain. Sulit terulang di masa depan karena di 2023 PUDP rugi gede. Habis jual aset, duitnya dibagian jadi dividend. https://bit.ly/3OZWjZR
馃崉Valuasi PBV
Secara valuasi, mayoritas saham property itu sudah murah secara PBV. Dari 90 saham property, hanya 17 saham yang memiliki PBV > 1,5 (gambar 4). 2 saham ekuitas minus POSA dan BIKA. Sedangkan sisanya itu sekitar 71 saham memiliki PBV kurang dari 1,5 (gambar 5). Nampaknya salah satu sektor yang paling Undervalued secara PBV adalah sektor properti. https://bit.ly/46maeB6
馃崉Valuasi PER
Secara valuasi PER, saham property yang Undervalued hanya ada 24 saham. List lengkapnya ada di External Community Pintar Nyangkut https://cutt.ly/WwGTPcoX.
Untuk diskusi lebih lanjut bisa lewat External Community Pintar Nyangkut di Telegram dengan mendaftarkan diri ke External Community menggunakan kode: A38138
(caranya cek gambar terakhir)
Link Panduan https://stockbit.com/post/13223345
Dan jangan lupa kunjungi聽 Pintarsaham di sini 聽
https://bit.ly/3QtahWa
Sedangkan untuk rekomendasi belajar saham bisa cek di sini https://bit.ly/3YGX6Dc
Disclaimer: http://bit.ly/3RznNpU
https://bit.ly/44osZSV
https://bit.ly/47hnUgG
https://bit.ly/47eBu4b
https://bit.ly/3LsxlQJ
1/6





