@AndyDarmawan93 many thanks for reminder ๐๐ฅ
Btw, yang perlu kita pahami lebih dalam adalah bagaimana PROSES nya dalam melakukan LEVERAGE trading (investing) :
- Jesse Livermore menggunakan leverage saat saham yang dipegangnya itu belum terbukti floating profit (kemudian bisa solid uptrend), alias masih sideways. Jadi begitu kinerja market dan sahamnya nggak sesuai dengan thesis awal alias turun, ya ruginya tambah gede lah berdarah-darah.
- George Soros menggunakan leverage saat saham atau forex atau apalah2 sudah dikalkulasi level kerugiannya. Dalam case short Poundsterling, Soros telah mengkalkulasi bila thesisnya gagal, kerugiannya maksimal hanya -4% . Sedangkan bila tepat (poundsterling di-devaluasi)... keuntungannya bisa triple digit persen!
Saya lupa, George Soros atau siapalah , investor yang sukses menggunakan margin (leverage hutang) pernah mengatakan kira kira sbb:
"Pertaruhkan hanya ternak-nya saja, jangan dengan kandang-nya."
Saya terjemahkan menjadi salah satu strategi "opportunis" :
boleh menggunakan leverage utk average up, saat saham yang dipegang mulai floating profit , dan sedang berakselerasi uptrend. Risikonya hanya BEP, rewardnya dobel bahkan triple...
Jujur ini bukan sekedar skill, tapi bnyak 'memanfaatkan' faktor LUCK (momentum) โ๏ธ
$BREN $CRSN $MUTU $PGEO $BBRI random tag