GAGASAN CARA MAINTAINANCE SAHAM ERA ZAMAN TEKNOLOGI 5.0
1. Pengubahan Paradigma Induk & Anak dalam Trading Saham.
(Induk adalah Bandarnya, Anak adalah Saham/Waran yg di Maintainance Bandar).
Jadi istilah Induk & Anak bukan terikat ke Perusahaan Induk & Perusahaan Anak Jon,, melainkan Induk adalah istilah untuk Bandar Saham tsb,, dan Anak adalah istilah untuk saham yg sedang di Maintainance oleh Bandar tsb.
2. Waran hanya terikat 2x dengan Saham Induknya, yaitu hanya terikat pas tgl Listing dan saat akhir tgl tutup buku masa aktifnya saja Jon.
Sedangkan di perjalanan masa aktifnya, 1 tahun atau 2 tahun, waran bebas mau bergerak kemanapun Jon, liberal, berdiri sendiri, sesuai Hukum Permintaan Penawaran Market.
Tidak terikat oleh Pergerakkan harga Saham Induk, harga tebus Waran dsb di perjalanan masa aktifnya Jon, di saat masih lama tgl masa aktifnya.
3. Basis Pergerakkan Saham Indonesia tidak harus selalu mengacu pada fundamental jon.
Sebab selama ini basis fundamental itu abu-abu Jon.
Digunakan untuk alasan di sebagian saham, namun tidak digunakan di banyak saham lainnya.
Contoh : Jikalau saham turun alasan fundamentalnya, tapi di sisi lain banyak sekali saham yg fundamentalnya bagus, berLaba bersih milyqran, Per, PBV antara 0,25x -0,5x, tapi sahamnya tidur nyenyak di Gocap 50 Jon.
Atau bertahun-tahun stagnan di Per, PBV 0,25x - 0-5x Jon.
Betul kagak Jon??
Jadi daripada fundamental di Indonesia Abu-Abu, lebih baik Adaptif dengan pergerakkan Instrumen Investasi ala zaman era 5.0 Jon.
No Fundamental... Yang terpenting adalah Arus Uang masuk dan arus uang keluar di dalam pergerakkan harga instrumen Investasi tsb Jon, seperti Kripto.
Atau berbasis Hukum Permintaan & Penawaran Market, seperti cara Pergerakkan harga Kripto.
Betul kagak Jon ???
$IHSG,, $MNCN,, $TLKM,, $GOTO,, $SRTG
