


Volume
Avg volume
PT Trisula International Tbk didirikan pada tanggal 13 Desember 2004. Bidang usaha Perseroan adalah perdagangan pakaian jadi, industri garmen dan tekstil, serta usaha terkait lainnya. Sampai saat ini, melalui divisi ritel, Perseroan fokus dalam memasarkan dan mendistribusikan pakaian untuk merek sendiri, yaitu JOBB, serta memegang lisensi untuk memasarkan dan mendistribusikan merek internasional, yaitu Jack Nicklaus yang per tanggal 31 Desember 2019 telah dialihkan ke Entitas Cucu yaitu PT Mido Indonesia. Melalui Entitas Anak, Perseroan juga memproduksi, memasarkan, dan mendistribusikan tekstil dengan merek sendiri, yaitu Belli... Read More
Narasi tekstil akan tetep hot di masa pemerintahan prabowo.....
$BELL, $TRIS, CHEM, ZATA tetep pilihan utama.
Utk BELL dan ZATA mungkin sdh sgt berat "muatannya"....pertimbangkan utk beralih ke TRIS, yg masih ringan, dan sebagai "Bapak", keuntungan BELL yg nikmatin TRIS juga.
Perbandingan Bid vs Offer hari ini :
-. BELL = 160K vs 1,200K -- yg mau jual ampir 10x dibanding yg mau beli....
-. TRIS = 18K vs 64K ------3X ....Jadi TRIS lebih "ringan: utk naik....
Fundanya TRIS juga cukup bagus...
$IHSG....
--- disclaimer hanya analisis abal2....bukan ajakan jual beli, dyor....hindari rungkad.
$TRIS sedikit saran yg avg diatas 220 selagi ada kesempatan jual ajah keccuali mau nge hold lama silahkan
4 Hit (Senin 23 Feb)
ARCI Predict tgl 13 FEB
https://stockbit.com/post/28397786
$AHAP Predict tgl 23 FEB 🔥
https://stockbit.com/post/28692938
$TRIS Predict tgl 23 FEB 🔥
https://stockbit.com/post/28692941
$BRPT Predict tgl 23 FEB 🔥
https://stockbit.com/post/28692937
🔴DIVA Predict tgl 28 JAN kena tick CL Miss predict
https://stockbit.com/post/27398248
🔴ESTI Predict tgl 25 JAN kena tick CL Miss predict
https://stockbit.com/post/27210430
Link Hit sebelumnya :
https://stockbit.com/post/28670367
1/7







$TRIS Bukan Sekadar Emiten Tekstil , Ini MESIN BISNIS GLOBAL TERINTEGRASI.
1. LEGALITAS & KEPATUHAN GLOBAL
(Asosiasi Internasional & Nasional)
Tidak semua perusahaan tekstil Indonesia diizinkan masuk ke rantai pasok global kelas dunia.
PT Trisula International Tbk adalah salah satunya.
Keanggotaan di asosiasi internasional seperti:
Standar etika tenaga kerja global
Kepatuhan rantai pasok internasional
Keamanan ekspor lintas negara
bukan formalitas, tapi gerbang order besar.
Brand global tidak bertanya “murah atau tidak”
Mereka bertanya:
“Apakah kamu lolos audit?”
Dan TRIS sudah lolos.
Ini artinya:
Order bukan musiman
Hubungan jangka panjang
Risiko pemutusan kontrak sangat rendah.
Banyak emiten tekstil lain mati di tahap ini.
TRIS lulus dan lanjut naik kelas.
2. STRUKTUR GRUP: FULL VALUE CHAIN – BUKAN POTONGAN BISNIS
(Struktur Anak Usaha)
Inilah inti kekuatan TRIS yang sering diremehkan pasar.
TRIS menguasai hampir seluruh rantai nilai industri apparel:
🧵 Tekstil
👕 Garmen ekspor
🏬 Distribusi
🛍️ Ritel
🏢 Properti & fasilitas pendukung.
Bukan bergantung ke pihak luar.
Bukan sekadar vendor.
Ketika:
Order naik → margin tetap
Volume naik → efisiensi naik
Krisis datang → fleksibel bertahan
Ini model bisnis yang disukai institusi besar
karena:
-Cashflow bisa diputar internal
-Risiko margin bocor lebih kecil
-Kontrol bisnis nyata, bukan ilusi laporan.
3. KEPEMILIKAN TINGGI = KENDALI & KONSOLIDASI LABA
(Daftar % Anak Perusahaan)
Mayoritas anak usaha TRISULA dikuasai 70–99%.
Apa artinya?
✅Laba terkonsolidasi maksimal
✅ Keputusan cepat
✅ Tidak ribet kepentingan minoritas
✅ Dividen masa depan lebih “bersih”
Banyak holding terlihat besar, tapi labanya bocor ke minoritas.
TRIS tidak.
Ini struktur holding sehat,
bukan holding kosmetik.
4. DOMINASI DISTRIBUSI DOMESTIK
(Peta Indonesia)
TRISULA bukan jago kandang satu kota.
Distribusinya:
-Sumatra
-Jawa
-Kalimantan
-Sulawesi
-Bali
Saat konsumsi domestik naik
Saat seragam korporasi meningkat
Saat belanja ritel pulih
TRIS sudah ada di tempatnya.
- Tidak perlu ekspansi panik.
- Tidak perlu bakar modal besar.
- Infrastruktur sudah siap panen.
5. JEJAK EKSPOR GLOBAL: SAAT RUPIAH MELEMAH, MEREKA KUAT
(Peta Mancanegara)
- Amerika Serikat.
- Inggris.
- Jepang.
- Eropa.
- Asia Pasifik.
Ini bukan pasar percobaan , ini pasar standar tinggi.
Saat banyak emiten takut kurs,
Eksportir justru diuntungkan.
TRIS:
Produksi di Indonesia
Pendapatan dolar
Biaya rupiah
- Natural hedge.
- Bisnis nyata, bukan teori.
6. KLIEN GLOBAL & MASKAPAI INTERNASIONAL
(Logo Brand & Airline)
-Brand olahraga dunia.
-Fashion global.
-Korporasi multinasional.
-Maskapai internasional.
Maskapai tidak ganti vendor seragam tiap tahun.
Mereka memilih:
-Kualitas
-Konsistensi
-Ketepatan waktu
-Reputasi
Dan TRIS sudah masuk ekosistem itu.
Artinya:
-Order berulang
-Kontrak jangka panjang
-Visibility pendapatan lebih jelas
7. MODEL BISNIS: SEPI DI LUAR, PADAT DI DALAM
TRIS bukan saham yang berisik.
-Tidak viral.
-Tidak heboh.
-Tidak jual mimpi kosong.
Namun justru di situlah ciri saham yang sedang dipersiapkan.
Saat harga terlihat datar
Saat volume tampak biasa
Saat publik belum membaca laporan
Biasanya big money sedang menyusun posisi.
Karena:
-Bisnisnya jalan
-Struktur kuat
-Fundamental hidup
-Risiko relatif terkendali
9. MOMENTUM LEBARAN: SIKLUS UANG & SERAGAM BERPUTAR CEPAT
(Katalis Musiman yang Nyata, Berulang, dan Terukur)
Lebaran bukan sekadar momen konsumsi,
tapi momen rotasi uang terbesar di Indonesia.
Pada periode ini:
-Permintaan pakaian jadi meningkat tajam
-Pengadaan seragam korporasi, ritel, dan institusi dipercepat.
-Aktivitas ritel dan distribusi berputar lebih cepat dari bulan normal.
Dan di titik inilah struktur TRIS menjadi relevan secara nyata.
Dengan:
Jaringan distribusi nasional yang sudah siap
Anak usaha ritel & distributor aktif
Kapasitas produksi internal yang terkendali
TRIS tidak mengejar Lebaran ,Lebaran yang masuk ke sistem TRIS.
-Bukan sekadar “jualan naik”,
-tapi perputaran kas lebih cepat
- dan utilisasi kapasitas lebih optimal.
Inilah musiman sehat, bukan musiman spekulatif.
10. MOMENTUM EKSPOR KE AMERIKA SERIKAT (AS): MESIN PENDONGKRAK NILAI
(Katalis Eksternal + Dolar + Skala Besar)
Amerika Serikat bukan pasar biasa.
AS adalah:
Pasar apparel terbesar dunia
-Standar tinggi
-Volume besar
-Kontrak berulang
Dan TRIS sudah berada di jalur itu.
Saat:
-Permintaan apparel AS pulih
-Supply chain global bergeser ke Asia Tenggara
-Produsen yang compliance-ready semakin dicari
TRIS tidak perlu membuktikan diri dari nol.
Mereka sudah lolos pintu audit & standar.
Ekspor ke AS berarti:
-Pendapatan berbasis USD
-Margin lebih stabil
-Natural hedge terhadap pelemahan rupiah
Saat banyak emiten takut kurs,
eksportir seperti TRISULA justru mendapat angin belakang.
LEBARAN + EKSPOR AS
(Inilah Titik yang Sering Terlambat Disadari)
- Lebaran : kas berputar cepat di domestik
- Ekspor AS : arus USD dari luar negeri
Dua mesin hidup secara bersamaan.
Ini bukan kondisi yang sering terjadi di semua emiten tekstil.
TRIS berada di posisi:
-Lokal kuat
-Global jalan
-Struktur siap
-Kepemilikan terkonsolidasi
Saat domestik ramai → mereka siap
Saat global order naik → mereka sudah di dalam
Banyak saham naik karena cerita.
Sedikit saham naik karena siklus bisnis nyata.
TRIS berada di siklus:
-Musiman Lebaran
-Pemulihan ekspor
-Penguatan USD
-Konsolidasi internal
Ini bukan saham yang menunggu keajaiban.
Ini saham yang bekerja saat publik belum sadar.
Yang paham siklus, struktur, dan momentum
biasanya tidak menunggu headline.
“Narasi bisa diciptakan.
Story bisa diceritakan.
Tapi rantai bisnis lengkap dan klien global tidak bisa dipalsukan.”
TRIS bukan cerita akan jadi.
TRIS adalah cerita sudah jadi, tinggal diperbesar.
Yang paham tidak menunggu ramai.
Disclaimer : Analisis ini merupakan opini/ pendapat pribadi ,Bukan Rekomendasi Ajakan Jual/Beli.
Random Tag :$BELL $ZATA
1/5





Berdasarkan data komparasi yang tersedia di keystats antara $TRIS $ERTX, dan $ESTI berikut adalah analisis fundamental.
membedah angka-angka ini menggunakan pendekatan Value Investing dan Financial Health Analysis.
1. Analisis Valuasi (The Price of Ownership)
Valuasi menentukan apakah harga pasar saat ini mencerminkan nilai intrinsik perusahaan.
Profitabilitas & Efisiensi Operasional
Angka-angka ini menunjukkan seberapa lihai manajemen dalam memeras keuntungan dari aset dan ekuitas.
Net Profit Margin (NPM): TRIS memimpin dengan 3.16%, sementara ESTI mencatatkan angka negatif (-1.60%). Di industri tekstil yang marginnya tipis, selisih 1-2% sangat krusial.
ROE (Return on Equity): TRIS memberikan imbal hasil 11.26% kepada pemegang saham. Ini jauh mengungguli ERTX (8.90%) dan ESTI (5.96%). TRIS menunjukkan efektivitas penggunaan modal yang superior.
ROA (Return on Assets): Dengan 4.30%, TRIS membuktikan kualitas asetnya lebih produktif dalam menghasilkan laba bersih dibandingkan dua kompetitor lainnya.
2. Struktur Modal & Solvabilitas (Risk Profile)
Analisis mengenai ketahanan perusahaan terhadap beban utang.
Debt to Equity Ratio (DER):
TRIS (0.41): Sangat konservatif dan sehat. Risiko gagal bayar rendah.
ERTX (1.31): Eksposur utang cukup tinggi (di atas 1x).
Current & Quick Ratio: TRIS memiliki Current Ratio 1.89 dan Quick Ratio 1.07. Ini adalah "Gold Standard". Artinya, TRIS memiliki aset likuid (tanpa harus menjual stok/inventori) yang cukup untuk melunasi seluruh utang jangka pendeknya. Sebaliknya, ESTI (0.16) berada dalam posisi likuiditas yang berbahaya.
3. Analisis Arus Kas (The "Real" Money)
Laba di atas kertas bisa dimanipulasi, tetapi arus kas tidak.
Cash From Operations: TRIS menghasilkan 208 B, jauh melampaui ERTX (92 B) dan ESTI (51 B). Ini menunjukkan model bisnis TRIS menghasilkan uang tunai nyata, bukan sekadar piutang.
Free Cash Flow (FCF): TRIS mencatatkan 144 B. FCF yang positif dan besar memungkinkan perusahaan membayar dividen, melakukan ekspansi (Capex), atau melunasi utang tanpa perlu pendanaan eksternal.
Dividend: TRIS adalah satu-satunya yang konsisten membagikan dividen dengan Yield 3.10% dan Payout Ratio 39.57%. Ini tanda perusahaan yang "matang".
4. Pertumbuhan (Growth Trajectory)
Revenue Growth (YTD): ERTX (14.72%) tumbuh lebih cepat dari TRIS (9.81%) secara top-line.
Net Income Growth (Quarterly): TRIS melesat 24.81%, sementara ERTX justru kontraksi -8.29%. Ini anomali positif bagi TRIS, meskipun pertumbuhan pendapatan moderat, efisiensi biaya membuat laba bersih tumbuh jauh lebih cepat (operating leverage).
Kesimpulan:
TRIS: Merupakan pilihan Quality Growth. Memiliki profil risiko terendah (DER rendah, likuiditas tinggi), efisiensi operasional terbaik (NPM & ROE tertinggi), dan satu-satunya dividend payer yang reliabel. Valuasi 12x PE sangat fair untuk kualitas seperti ini.
ERTX: Merupakan pilihan Deep Value. Angka PBV 0.80x dan PE 9x sangat murah, namun risiko ada pada beban utang (DER 1.31) dan penurunan laba bersih baru-baru ini.
ESTI: Secara fundamental paling lemah. Valuasi terlalu mahal (PE 33x), margin negatif, dan posisi likuiditas yang kritis.
Disclaimer : Analisis ini merupakan opini/ pendapat pribadi berdasarkan data keystats yang tersedia saat ini, Bukan Rekomendasi Ajakan Jual/Beli.
Sayang Anak perusahaan $TRIS
yang ada di bei hanya $BELL.
Kalau ada yang lain boleh buat dikoleksi perusahaan textil pada bullish.
Apa beli induknya saja ya
yang langsung dapet semua anak perusahaan textil lain 😁?
1/2

